Gitaris jazz, penata musik, dan pendidik musik asal Aceh, Yudi Amirul, kembali menghadirkan sebuah pertunjukan musik yang mengedepankan eksplorasi kreativitas dan kolaborasi lintas genre melalui konser bertajuk Fusion Fiesta. Kegiatan yang didukung oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia ini akan berlangsung pada 7 Juli 2026 di Indoor Taman Seni Budaya Aceh, Banda Aceh.
Yudi Amirul merupakan salah satu musisi jazz Aceh yang telah berkarya lebih dari dua dekade. Lulusan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) dengan konsentrasi Mayor Gitar ini dikenal luas melalui kiprahnya sebagai gitaris, komposer, penata musik, dan pengajar. Prestasi nasional yang pernah diraihnya antara lain Juara I The Best Guitar Jazz Icon Search Festival pada Java Jazz Festival 2006, sebuah pencapaian yang mengukuhkan namanya di kancah jazz Indonesia.
Selain aktif sebagai musisi panggung, Yudi juga memiliki rekam jejak panjang dalam pengembangan pendidikan musik. Ia pernah menjadi pengajar Gitar Elektrik di Institut Kesenian Jakarta dan terlibat dalam berbagai proyek musik, festival budaya, hingga kolaborasi yang mengangkat identitas musik Aceh ke tingkat nasional dan internasional. Dalam beberapa tahun terakhir, ia turut menjadi bagian dari perhelatan Khanduri Jazz dalam rangka peringatan International Jazz Day 2025 dan 2026, yang mempertemukan musisi jazz dengan kekayaan budaya Aceh.
Melalui Fusion Fiesta, Yudi Amirul menghadirkan konsep pertunjukan yang memadukan unsur jazz modern dengan warna musik etnik, pop, dan improvisasi kontemporer. Konser ini tidak hanya menjadi ruang pertunjukan, tetapi juga wadah edukasi bagi generasi muda yang ingin mengenal lebih dekat perkembangan musik jazz dan peluang kolaborasinya dengan tradisi lokal.
Rangkaian acara akan dimulai pukul 14.00 WIB dengan Workshop Musik Jazz Fusion, di mana peserta dapat berinteraksi langsung dan mempelajari pendekatan musikal yang menjadi ciri khas Yudi Amirul. Pada malam harinya, pukul 20.30 WIB hingga selesai, pertunjukan utama Fusion Fiesta akan digelar dengan menghadirkan berbagai komposisi dan aransemen yang merepresentasikan perjalanan musikal sang gitaris.
Konser ini juga akan menampilkan Moenana Trio sebagai band pembuka, serta menampilkan SuHa dan Qiyya Wahyudi.
Dengan dukungan berbagai komunitas dan media di Aceh, Fusion Fiesta diharapkan menjadi salah satu momentum penting dalam pengembangan ekosistem jazz di Aceh sekaligus memperkuat posisi Banda Aceh sebagai ruang kreatif bagi pertumbuhan musik berkualitas.
Bagi Yudi Amirul, musik adalah medium dialog yang mampu mempertemukan beragam latar budaya dalam satu bahasa universal. Semangat itulah yang ingin dihadirkan melalui Fusion Fiesta: sebuah perayaan musikal yang menghubungkan tradisi, inovasi, dan kebebasan berekspresi dalam satu panggung yang harmonis.
Fusion Fiesta terselenggara atas dukungan berbagai komunitas, institusi, pelaku industri kreatif, media, dan mitra budaya yang memiliki komitmen terhadap pengembangan seni pertunjukan di Aceh. Dukungan tersebut antara lain datang dari Aceh Jazz Community, UPTD Taman Seni dan Budaya Aceh, MaSA, Bro Music Studio, The Krak, Maknue Coffee, TB Coffee, Voice People Academy, Kompas TV Aceh, Radio Antero FM, anterikini.com, LintasGayo.co, Atjehwatch.com, serta berbagai pihak lainnya yang bersama-sama berkontribusi dalam menghadirkan ruang apresiasi, edukasi, dan kolaborasi bagi perkembangan musik jazz di Aceh. Melalui sinergi tersebut, Fusion Fiesta diharapkan tidak hanya menjadi sebuah pertunjukan musik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat ekosistem seni dan budaya kreatif di Aceh.





