Honda dan BPTD Kelas II Aceh Edukasi Safety Riding bagi Guru PAUD

PT Capella Dinamik Nusantara (Capella Honda) Aceh bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Aceh menggelar edukasi keselamatan berkendara (Safety Riding) bagi para guru Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui Program Sadar Lalu Lintas Usia Dini (SALUD), Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Banda Aceh tersebut diikuti oleh 40 guru TK dan PAUD perwakilan dari berbagai kabupaten/kota di Aceh. Program ini bertujuan membekali para pendidik dengan pemahaman serta metode pembelajaran keselamatan berlalu lintas yang dapat diterapkan kepada anak-anak sejak usia dini.

Selama sehari penuh, para peserta mendapatkan berbagai materi terkait keselamatan berlalu lintas, mulai dari konsep dasar safety riding, metode pengajaran keselamatan di lingkungan sekolah, hingga praktik penggunaan alat simulasi berkendara Honda Riding Trainer (HRT).

Narasumber Safety Riding Honda, Reza Novendri, menjelaskan bahwa materi yang diberikan berfokus pada peningkatan kesadaran keselamatan (Safety Awareness), yakni kemampuan mengenali potensi bahaya yang dapat menyebabkan kecelakaan sejak tanda-tanda awal muncul.

“Selain penyampaian materi dasar keselamatan berlalu lintas, peserta juga mendapatkan sesi praktik menggunakan Honda Riding Trainer, metode pola ajar di sekolah, pemahaman psikologi pengajar, serta praktik kerja sama kelompok. Seluruh materi ini diharapkan dapat mendukung peran guru dalam menanamkan budaya keselamatan kepada anak didik sejak dini,” ujar Reza.

Menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter anak, termasuk membangun kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan raya. Dengan bekal yang diperoleh melalui Program SALUD, para peserta diharapkan mampu menjadi agen edukasi keselamatan di lingkungan sekolah masing-masing.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya kolaboratif antara pemerintah dan sektor swasta dalam meningkatkan budaya tertib berlalu lintas di masyarakat. Melalui sinergi yang terjalin, edukasi keselamatan tidak hanya menyasar pengguna jalan saat ini, tetapi juga generasi masa depan yang sedang berada pada fase pembentukan karakter.

Capella Honda bersama BPTD Kelas II Aceh berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak tenaga pendidik di seluruh Aceh. Dengan demikian, nilai-nilai keselamatan berlalu lintas dapat ditanamkan sejak usia dini dan menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan masyarakat.

Sejalan dengan semangat tersebut, Honda terus mengajak masyarakat untuk menerapkan budaya berkendara yang aman melalui kampanye keselamatan bertajuk “Bangga Menjadi Generasi Cari_aman”.

Berita Terkait

Berita Terkini

Google ads