Aceh Inflasi 0,17 Persen

Dua kota pemantau inflasi di provinsi Aceh yaitu kota Banda Aceh dan kota Lhokseumawe pada bulan Oktober 2010 mengalami inflasi. Di kota Banda Aceh inflasi sebesar 0,08 persen dan di kota Lhokseumawe sebesar 0,28 persen. Sedangkan secara umum untuk provinsi Aceh terjadi infalsi sebesar 0,17 persen dan secara nasional terjadi inflasi sebesar 0,06 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Aceh, Syech Suhaimi mengatakan inflasi di Banda Aceh secara umum disebabkan oleh kenaikan harga pada kelompok sandang dan kelompok kesehatan, adapun beberapa komoditas yang memberi andil tinggi terhadap terjadinya inflsi bulan Oktober antara lain emas perhiasan dan ikan tongkol.

“Beberapa komoditas yang mengambil andil tinggi terhadap terjadinya inflasi bulan Oktober 2010 ini antara lain emas perhiasan, tongkol, bayam, sementara itu beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga antara lain adalah daging ayam ras, daging sapi dan ikan gembung,” katanya.

Suhaimi menambahkan dari 77 jenis barang dan jasa yang mengalami perubahan harga pada bulan Oktober 2010, 38 jenis diantaranya menunjukkan adanya kenaikan harga dan 39 jenis lainnya mengalami penurunan harga.

Perkembangan inflasi di 16 kota yang menghitung IHK nya di pulau Sumatera, 9 kota mengalami inflasi dan 7 kota mengalami deflasi, sedangkan di tingkat nasional dari 66 kota yang dipantau harganya, 332 kota mengalami inflasi dan 34 kota mengalami deflasi. (im)

Berita Terkait

Berita Terkini

Google ads