Pembakaran masjid di kabupaten Tolikara provinsi Papua pada saat pelaksanaan shalat Idul Fitri 17 Juli 2015 lalu menimbulkan simpati dari umat Islam di Nusantara.
Sejumlah pihak melakukan penggalangan dana untuk membangun kembali masjid yang dibakar oleh kelompok Gereja Injili Di Indonesia (GIDI).
Penggalangan dana salah satunya dilakukan oleh pelajar SMA Negeri 1 Banda Aceh dengan cara turun ke jalan-jalan serta perkantoran pemerintah.
Salah seorang siswa SMA Negeri I Banda Aceh M Haikal Razi mengatakan penggalangan dana itu sebagai bentuk kepedulian terhadap sesame muslim. Menurutnya dana tersebut akan diantar ke tolikara dalam waktu dekat, hingga Senin (27/07) dana yang sudah terkumpul mencapai Rp. 15 juta.
“Ini dalam rangka kemanusiaan untuk membantu sesame Muslim di Tolikara Papua yang masjid mereka di bakar,”ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, sekelompok massa dari Gereja Injili di Indonesia (GIDI) melakukan penyerangan disertai pembakaran terhadap masjid serta sejumlah rumah dan kios milik umat Islam saat pelaksanaan shalat Idul Fitri.
Sejauh ini Kepolisian Daerah Papua telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus tersebut.


