Indosat Ooredoo Hutchison memastikan kesiapan jaringan sekaligus menghadirkan berbagai program sosial untuk mendukung aktivitas masyarakat selama bulan Ramadan hingga Idulfitri.
Agus Sulistio, EVP-Head of Circle Sumatera Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan pihaknya telah memperkuat infrastruktur jaringan guna mengantisipasi lonjakan trafik komunikasi dan data selama Ramadan. Menurutnya, secara nasional trafik data diprediksi meningkat sekitar 18 persen, sementara trafik layanan komunikasi diperkirakan naik hingga 21 persen. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Indosat melakukan peningkatan kapasitas jaringan serta memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mengelola trafik secara lebih efisien.
“Kami hadir bukan hanya sebagai provider, tetapi sebagai mitra masyarakat dengan menghadirkan koneksi yang andal dan solusi digital yang memberikan dampak nyata,” ujar Agus.
Selain penguatan jaringan, Indosat juga menghadirkan berbagai program sosial yang menyasar langsung masyarakat. Diah Kusuma Dewi, VP-Head of Corporate Social Responsibility Indosat, menjelaskan bahwa selama Ramadan pihaknya menjalankan program pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan di surau. Menurutnya, surau tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga dapat menjadi ruang kolaborasi dan berbagi dengan masyarakat. Dalam program tersebut, Indosat mengadakan berbagai kegiatan seperti kelas edukasi, diskusi bersama warga, serta kegiatan sosial lainnya.
“Melalui program ini kami ingin menjadikan surau sebagai ruang kolaborasi dan tempat berbagi dengan masyarakat sehingga memberikan manfaat nyata bagi warga sekitar,” kata Diah.
Sementara itu, M Andre Reinaldy H, SVP-Head of Marketing Sumatera Group, menyampaikan bahwa bulan Ramadan tidak hanya menjadi momen penting bagi umat Muslim, tetapi juga membawa perubahan signifikan dalam pola penggunaan layanan digital dan teknologi. Berdasarkan data tiga tahun terakhir, trafik data selama Ramadan meningkat sekitar 31 persen dibandingkan bulan biasa.
Andre menambahkan, perubahan pola aktivitas masyarakat juga terlihat dari waktu penggunaan layanan digital. Jika secara teori aktivitas berlangsung selama 24 jam, di Indonesia puncak aktivitas digital biasanya terjadi pada malam hari, terutama sejak sekitar pukul 18.00 hingga menjelang sahur, ketika masyarakat lebih aktif berkomunikasi, menggunakan media sosial, hingga mengakses hiburan digital.
Pada Ramadan tahun ini, Indosat juga meningkatkan fitur perlindungan digital pada produknya. Jika sebelumnya layanan proteksi hanya berlaku untuk telepon dan SMS, kini perlindungan juga diperluas hingga layanan digital seperti WhatsApp. Melalui fitur ini, pelanggan akan mendapatkan notifikasi keamanan apabila terdapat panggilan atau pesan yang mencurigakan. Sistem akan memberikan informasi apakah nomor tersebut aman, perlu diwaspadai, atau berpotensi berbahaya. Pelanggan juga dapat melaporkan nomor yang mencurigakan melalui aplikasi MyIM3.
Inovasi ini merupakan bagian dari upaya Indosat untuk meningkatkan perlindungan pelanggan sekaligus memenuhi standar layanan yang direkomendasikan regulator agar operator telekomunikasi memiliki fitur keamanan digital yang lebih lengkap bagi pengguna.
Selain layanan komunikasi, Indosat juga menambah layanan hiburan digital melalui fitur live view dan video streaming. Melalui fitur ini, pelanggan dapat menikmati berbagai konten hiburan seperti menonton film dan video secara langsung melalui jaringan internet.
Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan selama Ramadan yang cenderung meningkat pada waktu-waktu tertentu, Indosat juga menyediakan paket internet dengan durasi fleksibel, seperti kuota 20 GB untuk tiga hari, 30 GB untuk lima hari, serta 7 GB untuk tujuh hari. Paket ini dirancang menyesuaikan pola penggunaan pelanggan selama Ramadan yang biasanya meningkat pada waktu tertentu, meskipun paket internet reguler tetap tersedia bagi pelanggan dengan kebutuhan penggunaan yang lebih ringan.
Selain itu, Indosat juga menawarkan paket roaming internasional yang memungkinkan pelanggan menggunakan kuota internet tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di Malaysia dan Singapura. Salah satu paket yang ditawarkan adalah kuota 50 GB mulai dari Rp100 ribu yang dapat digunakan di ketiga negara tersebut. Program ini disiapkan untuk mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat Indonesia yang sering bepergian ke negara-negara tetangga tersebut, dan ke depan Indosat juga berencana menambah cakupan negara lain yang sering dikunjungi pelanggan.


