Pascasarjana UIN Ar-Raniry Laksanakan Pengabdian di Aceh Timur

Pascasarjana Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Aceh Timur, kegiatan tersebut tersebar di tiga kecamatan yakni Madat, Simpang Ulim dan Pante Bidari. Pengabdian berlangsung pada 15-16 Maret 2021.

Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. H. Mukhsin Nyak Umar, MA, disela kegiatan mengatakan kuliah pengabdian masyarakat merupakan pelatihan menumbuhkan soft skill masyarakat. Kegiatan ini diikuti oleh dosen dan mahasiswa pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

“Kehadiran dosen dan mahasiswa dari Pascasarjana UIN Ar-Raniry ini semoga dapat menambah pengetahuan keagamaan yang bisa dikolaborasikan. Mudah-mudahan dapat memberi manfaat bagi perkembangan masyarakat khususnya di Aceh Timur,” tuturnya, Selasa (16/3/2021).

Ditambahkan, peserta pengabdian yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Pascasarjana UIN Ar-Raniry nantinya akan mengisi berbagai pelatihan, di antaranya pengelolaan Informasi dan komunikasi, penyuluhan penguatan kelembagaan Baitul Mal Gampong, Literasi Wakaf dan Gadai.

Selanjutnya , pelatihan ini juga menyasar pada  penguatan penerapan syariat Islam kepada Aparatur Gampong, metodologi tafsir dan takhrij hadist, penyuluhan dan penguatan akidah, dan penyuluhan Keluarga Samara.

“Dari segi pendidikan Pascasarjana juga memberikan pelatihan penulisan karya ilmiah pada guru pendidikan agama, hingga pelatihan metode pembelajaran penguatan akidah kepada guru, pelatihan metode pembelajaran Bahasa Arab kepada guru Bahasa Arab tingkat sekolah menengah dan atas, SMP/MTsn dan SMA/Aliyah, serta pengelola Perpustakaan,” ujarnya.

Lebih lanjut kata Direktur, peserta pelatihan terdiri dari operator gampong, Imam Gampong, tuha peut, pimpinan dayah dan santri, tokoh agama, guru serta masyarakat umum calon pengantin atau keluarga baru.

Sementara itu, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan  Setdakab Aceh Timur, Aiyub menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan UIN Ar-Raniry, menurutnya pengabdian seperti ini sangat membantu masyarakat Aceh Timur dalam meningkatkan pengetahuan dalam pembangunan Gampong.

“Semoga kegiatan ini mampu mendongkrak pembangunan di Gampong serta mencetak kader-kader potensial dalam pembangunan gampong,” tuturnya.