Pandemi Covid Belum Berakhir, Bagaimana Nasib Haji 2021?

Kepala Kantor wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh Dr. Iqbal, menyebutkan ada tiga opsi yang disiapkan pemerintah terkait dengan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021.

Opsi pertama kata Iqbal, kalau keadaan sudah normal dari Pandemi Covid dan pemerintah Arab Saudi telah membuka kembali pintu bagi jamaah haji Indonesia, maka penyelenggaraan haji akan dilaksanakan sebagaimana biasanya sebelum Pandemi Covid.

Opsi kedua lanjutnya, jika pemerintah Arab Saudi membatasi jamaah haji Indonesia maka pemerintah akan mengikuti kebijakan tersebut, dan opsi yang ketiga, jika pemerintah Arab Saudi belum mengizinkan jamaah haji dari luar Arab Saudi seperti tahun 2020 maka keberangkatan jamaah haji Indonesia akan ditunda.

Oleh karena itu, Kakanwil mengajak masyarakat untuk senantiasa berdoa agar Pandemi Covid ini segera berakhir, sehingga aktivitas bisa normal seperti sediakala, termasuk penyelenggaraan haji.

“Karena setiap penundaan tentu ada konsekuensinya, misalnya antrian waiting list haji kita semakin lama, karena jamaah yang seharusnya berangkat tahun ini, harus berangkat tahun depan, begitu seterusnya, maka kami mengajak masyarakat untuk berdoa agar Pandemi Covid Ini segera berakhir,” ujar Iqbal disela-sela temu ramah dengan wartawan di aula kantor Kementerian Agama Provinsi Aceh, Selasa (22/12/2020).

Hal yang sama kata Iqbal juga berlaku untuk Umrah, dimana saat ini meskipun sudah diizinkan namun jumlahnya dibatasi serta menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat dan tidak semua Embarkasi di Indonesia sudah membuka pintu untuk keberangkatan jamaah umrah.

Sementara itu Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Drs H Arijal MSi menjelaskan, Jumlah calon jemaah haji yang sudah mendaftar di Aceh, per Selasa tanggal 22 Desember sudah 125.641 jemaah. 

MSementara untuk masa menunggu (waiting list) jamaah haji di Aceh di estimasi sampai 31 tahun (1471 H/2050 M). 

Ia menyebutkan Kuota haji Aceh pada 2020 yang ditunda keberangkatannya sebanyak 4.342 jemaah. Saat dibuka pelunasan waktu yang lalu, yang telah lunasi 4.187 jemaah. Sementara yang tidak melunasi 155 jemaah.

“Untuk tahapan haji, pemvisaan diawali dengan pemindaian paspor, dan atas paspor jemaah Aceh di lantai tiga Kanwil, yang telah scan ialah 3.634 buah,” jelas Arijal.

#satgascovid19#ingatpesanibu#ingatpesanibupakaimasker#ingatpesanibujagajarak#ingatpesanibucucitangan#pakaimasker#jagajarak#jagajarakhindarikerumunan#cucitangan*#cucitangandengansabun