BKKBN : Penduduk Sebagai Subjek Dan Objek Perlu Dikenali

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh Sahidal Kastri, melaunching Rumah Data Kependudukan Kampung KB Mustika Jaya Kecamatan Sukakarya Kota Sabang, Sabtu (12/09).

Kegiatan dengan tema” Rumah Dataku dan Pojok Kependudukan di mulai dari Kilometer Nol Indobesia” itu dilaksanakan dihadapan para Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), Para Kader, OPD-KB dan mitra kerja terkait di Gampong Krueng Raya Kecamatan Sukakarya.

Kepala BKKBN Aceh menjelaskan bahwa Penduduk sebagai modal dasar pembangunan merupakan pilar utama dalam mewujudkan pembangunan berwawasan kependudukan.

Penduduk sebagai obyek dan subyek perlu dikenali, diidentifikasi, dipilah, dianalisis sehingga intervensi pembangunan tersebut tepat sasaran dan kita ketahui bahwa Rumah Data Kependudukan berfungsi sebagai wadah tersedianya data dan informasi serta pusat intervensi pembangunan di tingkat mikro menjadi sebuah solusi strategis yang penting untuk didirikan di kampung-kampung KB yang telah ada di 23 Kabupaten/Kota se Provinsi Aceh sejak tahun 2016 hingga akhir 2018.

Hal ini dikarenakan keberadaan Rumah Data Kependudukan dapat meningkatkan tata kelola pembangunan di tingkat desa atau kampung berbasis data, dimana data memiliki peran kunci dalam membantu para pembuat kebijakan dan masyarakat untuk memahami fakta dengan benar dan merancang strategi atau perencanaan ke depan.

“Pengelolaan Rumah Data Kependudukan melibatkan masyarakat setempat, yang diharapkan dapat meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya data dan informasi untuk peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku,” ujarnya.

Lebih lanjut Kepala BKKBN berpesan agar Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Sabang terus membina dan memonitor perkembangan Rumah Dataku di kampung KB yang ada di Kecamatan Sukakarya dan Kecamatan Sukajaya yang seluruhnya sudah memilki Rumah Data Kependudukan.