Pemkab Aceh Besar Didorong Fokus Kembangkan Ekonomi Kreatif

Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Besar meminta Pemerintah setempat untuk fokus pada Pengembangan ekonomi kreatif.

Hal demikian disampaikan ketua Komisi II DPRK Aceh Besar Mursalin, pada saat pembukaan Pelatihan wirausaha pemuda Aceh Besar di Aula ACR Training Center, Cot Suruy, Ahad (13/09).

Mursalin mendorong Pemerintah Aceh Besar agar fokus terhadap pengembangan SDM dan peningkatan ekonomi masyarakat.

“Kedepan kita minta kurangi pos anggaran infrastruktur,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Mursalin juga meminta masyarakat terlibat aktif dalam penyusunan anggaran desa serta mengawasi dana desa, sehingga sesuai dengan instruksi Menteri Desa supaya di tahun 2020 anggaran desa fokus utk pengembangan BUMDES dan desa wisata.

“Kita sudah berkunjung ke beberapa UMKM di Aceh Besar dan mereka merasakan perhatian yang sangat kurang dari pemerintah daerah. UMKM tidak akan berkembang dan mampu berdaya saing jika pemerintah tidak hadir dalam pembinaan usaha mereka, demikian kata Mursalin,” lanjutnya lagi.

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Aceh Besar, Rahmawati mengatakan, pihaknya akan mengaktifkan kembali Balai Latihan Kerja (BLK) Aceh besar yang sudah vakum 7 tahun lebih.

“ Tahun 2020 Insya Allah BLK akan aktif kembali dan kami akan fokus pada kompetensi dan sertifikasi keahlian. Kedepan setiap tenaga kerja akan diminta sertifikat kompetensi sebagai syarat utama masuk kerja,” ujarnya.