Isu Penculikan Anak, Walikota Minta Sekolah Tingkatkan Pengawasan

Dalam seminggu terakhir, isu penculikan anak-anak dengan motif penjualan organ tubuh marak beredar melalui media sosial. 

Menanggapi hal tersebut, Walikota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal meminta pihak sekolah untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada saat jam pulang anak sekolah. “Saya telah instruksikan kepala dinas pendidikan agar seluruh sekolah di Banda Aceh meningkatkan pengawasan terhadap para siswanya.”ujarnya.

Menindaklanjuti instruksinya tersebut, sambung Illiza, Disdik Banda Aceh telah mengadakan rapat dengan seluruh kepala SD untuk meningkatkan pengawasan pada saat jam sibuk waktu masuk dan pulang sekolah.

“Hasil rapatnya, sekolah tidak mengizinkan siswa dijemput oleh orang yang mengatasnamakan keluarga namun tidak dikenal oleh pihak sekolah. Selanjutnya dalam waktu dekat pihak sekolah juga akan mengadakan rapat dengan orangtua siswa untuk membahas hal tersebut.”lanjutnya.

Terkait isu penculikan anak dengan motif penjualan organ tubuh, Illiza menyebutkan terlepas dari benar atau tidaknya isu tersebut, para orangtua, pihak sekolah dan masyarakat pada umumnya tetap harus meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan anak. “Soal isu itu kita ambil hikmahnya saja, sehingga meningkatkan kepedulian kita pada anak. Mungkin selama ini kita terlalu lalai dengan gadget maupun rutinitas sehari-hari sehingga anak terabaikan. Waspada menjadi keharusan kita semua.”sambungnya.

Hal lain yang tak kalah penting, sebut Illiza, para orangtua semestinya juga memberikan pemahaman kepada anak agar jangan begitu saja percaya kepada orang yang tidak dikenal yang mendekatinya.