Pengurus Nasdem yang Minta Mahar Pilkada akan Dicopot

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nasdem (DPW Nasdem) Aceh, Zaini Djalil menyatakan partainya tidak akan menerima “mahar” dari pasangan calon yang akan diusung atau didukung partai tersebut pada pemilihan kepala daerah yang akan berlangsung di provinsi itu pada 2017.

“Saya sampaikan kepada seluruh pengurus Nasdem di kabupaten/kota agar tidak menerima dan meminta mahar dari calon kepala daerah,” katanya di Banda Aceh, Jumat.

Ia menjelaskan apa bila ada kader atau pengurus partai yang kedapatan meminta mahar kepada calon kepala daerah maka akan diberikan sanksi tegas berupa pencopotan.

“Calon yang akan didukung oleh partai ditentukan oleh DPP sesuai dengan hasil survei, jadi jangan coba main-main untuk menawarkan pengurusan kepada calon,” katanya.

Ia mengatakan Partai Nasdem membuka diri untuk mengusung atau mendukung calon kepala daerah yang akan maju pada Pilkada 2017.

“Semua punya peluang untuk diusung atau didukung, baik dari kader maupun diluar kader. Semua mereka harus mumpuni dan memiliki elektabilitas tinggi pada survei yang dilakukan,” katanya.

Ia menambahkan ada beberapa daerah potensi bagi Nasdem untuk menjadi partai pengusung atau pendukung pada Pilkada 2017 yakni Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie Jaya, Aceh Timur, Aceh Tengah, Pidie, Aceh Utara, Aceh Timur, Bener Meriah, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil dan Simeulue.(Antara)

Berita Terkait

Berita Terkini

Google ads