Legislator Dorong Pemko Maksimalkan PAD

Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Kota Banda Aceh Irwansyah, meminta pemerintah kota Banda Aceh melalui dinas-dinas terkait untuk memaksimalkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Banda Aceh yang ditargetkan sebesar Rp. 201 Milyar pada tahun 2016 ini.

Irwansyah berharap pada awal tahun, dinas-dinas terkait segera memetakan serta menyiapkan langkah-langkah strategis guna memenuhi target yang telah disepakati antara eksekutif dan legislatif.

“Pertama kita Apresiasi kepada SPPD-SKPD yang telah mampu memenuhi target PAD tahun 2015 lalu, ini menujukkan kinerja beberapa dinas dilingkungan kota Pemko Banda Aceh sudah bagus,”ujar Irwansyah, Senin (18/01).

Irwansyah mengatakan ada beberapa sektor yang potensi PAD nya belum tergarap secara maksimal seperti sektor pariwisata, sektor parkir dan retribusi sampah. Irwansyah menjelaskan pada sektor parkir, instansi terkait harus memperbaiki manajemen parkir, seperti memberlakukan karcis kepada pengguna jasa parkir dan  penataan lokasi-lokasi parkir, sehingga pendapatan dari sektor ini mudah diukur, kemudian retribusi sampah juga belum maksimal meskipun ada sedikit peningkatan pada tahun ini.

“Karena untuk membangun Banda Aceh kita butuh PAD, kalau mengandalkan dana pusat ya seperti tahun ini, DAU kita dipotong dan kita tidak bisa apa-apa. Solusinya kita harus maksimalkan PAD,”ujar Irwansyah.

Ketua Fraksi PKS-Gerindra DPRK Banda Ace itu juga meminta Walikota Banda Aceh agar terus membudayakan reward and Punisment kepada Instansi dijajaran Pemko Banda Aceh. “Kemarin kita melihat reward sudah mulai diberlakukan, tapi punismentnya belum Nampak, harus ada sanksi,” lanjutnya.

Pada kesempatan itu Irwansyah juga mendorong Pemerintah Kota agar memperhatikan sektor industri rumah tangga, pasalnya dengan menghidupkan industri rumah tangga, selain merangsang pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja juga meningkatkan PAD.

Berita Terkait

Berita Terkini

Google ads