Kematian Ibu Masih Tinggi, Ini Saran BKKBN Aceh

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) provinsi Aceh menghimbau kepada masyarakat Aceh khususnya kaum perempuan untuk merencanakan kehamilan secara matang, hal itu bertujuan untuk mengurangi angka kematian ibu dan bayi.

Hal demikian disampaikan Sekretaris BKKBN Aceh Muhammad Razali disela-sela sosialisasi petunjuk penyusunan grand design kependudukan kabupaten dan kota di provinsi Aceh, Selasa (24/02).

Razali menyebutkan kematian ibu melahirkan di provinsi Aceh masih tergolong tinggi, oleh karenanya ia meminta kaum perempuan untuk betul-betul memahami kapan seharusnya dia hamil dan kapan seharusnya berhenti untuk hamil, menurutnya setiap ibu tidak dianjurkan untuk hamil dalam kondisi yang tidak baik, baik keadaan lingkungan keluarga maupun kecukupan gizi, karena hal tersebut mengancam ibu dan bayi itu sendiri.

“ Salah satu program BKKBN secara umum bagaimana menciptakan kesehatan reproduksi, jadi kaitannya dengan angka kematian ibu dan kematian anak kita harapkan seorang bisa merencanakan usia kehamilan yang sehat, kapan saatnya dia hamil dan kapan dia harus berhenti untuk hamil,” ujar Razali.

Menurut Razali Program KB sendiri menganjurkan kapan seorang ibu itu ideal untuk hamil dan melahirkan, seperti program empat terlalu, dimana ibu diharapkan untuk jangan hamil teralalu muda, jangan terlalu tua, jangan terlalu sering dan jangan terlalu banyak.

“Karena bedasarkan pengamatan itu hamil pada usia dibawah 20 tahun resiko besar baik untuk ibuk dan bayinya, begitu juga jangan terlalu tua , jangan terlalu sering dan jangan teralalu banyak, jadi kalau dicari kaitannya kita berupaya menghindari kehamilan berisiko,” ujarnya.

Razali menyebutkan kematian ibu saat melahirkan diantaranya disebabkan oleh pendarahan, diakui Razali pihaknya juga berupaya melakukan upaya preventif untuk mengurangi angka kematian ibu melahirkan.

“Kalau suasana nggak sehat untuk hamil jangan hamil, tunda sementara, misalnya lagi ada penyakit obati dulu penyakitnya itu, KB itu kan intinya gitu, bagaimana mengatur proses kehamilan itu,” pungkasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Google ads