BBPOM Banda Aceh Luncurkan Aplikasi Sipoma

Balai Besar Pengawasana Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh bekerjasama dengan Pemerintah Kota Banda Aceh meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Pengawasan Obat dan Makanan Aceh (Sipoma). Dengan aplikasi ini, masyarakat akan semakin mudah berinteraksi dan mendapat informasi seputar obat dan makanan yang aman dikonsumsi.

Aplikasi berbasis website ini diluncurkan secara resmi oleh Walikota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, Rabu (20/7/2016) di Aula Kantor BBPOM Banda Aceh. Pada kesempatan itu, juga ditandatangani MoU kerja sama antara Pemko Banda Aceh dan BBPOM Banda Aceh.

Penandatanganan dilakukan oleh Kadis Kesehatan Banda Aceh Media Yulizar dan Kepala BBPOM Banda Aceh Syamsuliani .

Walikota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, menyebutkan pengawasan obat dan makanan sangat penting untuk dilakukan, namun tidak dapat dipungkiri masih banyak masyarakat yang belum tersosialisasi secara baik. “Mengingat TIK memang sudah menjadi kebutuhan warga kota, tentu kehadiran aplikasi berbasis TIK ini akan mempermudah masyarakat kita mendapat informasi seputar oabat dan makanan.”lanjutnya.

Terkait pengawasan yang dilakukan oleh BBPOM, Illiza mengingatkan untuk dilakukan secara rutin dan berkala guna menghindari penggunaan zat-zat berbahaya oleh pedagang-pedagang yang ‘nakal’.

“Pengawasannya pun harus punya standar dan harus ada tindak lanjut, Pemko Banda Aceh siap mendukung penuh BBPOM dalam menjalankan tugasnya,” katanya.

Di tempat yang sama, Syamsuliani mengapresiasi komitmen Pemko Banda Aceh terkait penyediaan produk pangan aman bagi masyarakat selama ini. “

Aplikasi Sipoma, tutur Syamsuliani, dapat diakses langsung oleh masyarakat di alamat www.sipoma.net.

“Dengan Sipoma, warga dapat memberikan informasi atau aduan terkait obat dan makanan secara online. Jadi interaksinya dua arah. Selain itu, hasil pengawasan juga ditampilkan secara online sehingga lebih cepat, efisien dan efektif sehingga dampak perlindungan kepada masyarakat lebih optimal,” tutupnya.