35 Orang Meninggal Dijalan Raya Selama Mudik

Selama musim mudik dan balik lebaran Idulfitri 1436 H di Aceh, sedikitnya setiap hari 2 orang mening­gal dunia akibat kecelakaan lalulintas (lakalantas) di jalan lintas Aceh. Ini ter­golong tinggi dibandingkan se­cara nasional angka korban jiwa Lakalantas men­capai 600 orang lebih.

“Kalau kita rata-ratakan, setiap hari 2,5 orang meninggal akibat Laka­lantas dan setiap harinya 6 kasus La­kalantas yang terjadi,” jelas Kapol­da Irjen Pol Husein Hamidi melalui Ka­bid Humas Polda Aceh, Jumat (24/7).

Secara rinci, Saladin menjelaskan, selama 14 hari Operasi Ketupat Ren­cong (OKR) 2015 yang dilaksa­nakan Kepolisian Daerah (Polda) Aceh, jumlah angka kecelakaan lalulintas (lakalantas) mengalami peningkatan yang sangat signifikan, yakni menca­pai 155 persen.

Operasi Ketupat Rencong 2015 yang dilaksanakan sejak H-7 hingga H+7, Jumat (24/7) lebaran Idulfitri 1436 H tercatat terjadi 92 kasus laka­lantas. Kasus ini meningkat hampir tiga kali lipat dibandingkan tahun lalu yang hanya hanya 36 kasus.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Aceh, Kombes Pol T.Saladin, Jumat (24/7) mengungkapkan, dari 92 kasus lakalantas tersebut menimbul­kan korban mencapai 224 orang atau naik 160 persen dari tahun lalu yang hanya 86 orang.

“Dari serangkaian kejadian terse­but, tercatat 35 orang meninggal du­nia, luka berat 38 orang, dan luka ringan 152 orang,” ujar Kabid Humas Polda Aceh sembari me­nam­bahkan, penyebab utama terjadinya lakalantas tersebut akibat human error atau faktor (kelalaian) manusia.

Jika dilihat dari priode yang sama pada OKR tahun 2014, dari 36 kasus Lakalantas, korban meninggal dunia sebanyak 28 orang, luka berat 15 orang, dan luka ringan 44 orang. Ini juga menunjukan, kasus Lakalantas dan korban akibatnya mengalami pening­katan yang sangat tinggi.

Secara nasional, lanjut Saladin, ber­dasarkan data Korps Lalu Lintas Polri tercatat hingga H+6 sebanyak 612 orang tewas akibat kecelakaan lalu lintas di musim mudik dan balik tahun ini. Jumlah itu terdata sejak Operasi Ketupat 2015 dimulai Jumat 10 Juli lalu.

Sebanyak 612 korban jiwa tersebut timbul dari sebanyak 2.893 kejadian lakalantas di seluruh wilayah Indonesia. Namun, angka ini baik dari kasus kecelakaan maupun jumlah korban jiwa itu mengalami penurunan diban­dingkan dengan periode yang sama tahun lalu sekitar 5 persen.(analisa)

Berita Terkait

Berita Terkini

Google ads