Bank Aceh Gelar RUPS Tahunan, Gubernur Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Transformasi Digital

Bank Aceh menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan sebagai bagian dari evaluasi kinerja tahun buku sebelumnya sekaligus penetapan arah strategis ke depan. Kegiatan ini dihadiri oleh para pemegang saham, jajaran direksi, komisaris, serta perwakilan pemerintah daerah se-Aceh.

Dalam forum tersebut, Gubernur Aceh Muzakir Manaf menegaskan pentingnya penguatan tata kelola perusahaan sebagai fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik. Mualem, sapaan akrab Gubernur Aceh, menekankan bahwa transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme harus terus ditingkatkan di seluruh lini operasional Bank Aceh.

Selain itu, transformasi digital menjadi sorotan utama dalam RUPS kali ini. Gubernur Aceh mendorong Bank Aceh untuk mempercepat inovasi layanan berbasis teknologi guna menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis. Digitalisasi dinilai tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memperluas akses layanan keuangan hingga ke pelosok daerah.

Direktur Utama Bank Aceh Fadhil Ilyas, dalam pemaparannya, menyampaikan capaian kinerja selama tahun buku terakhir yang menunjukkan tren positif di tengah berbagai tantangan ekonomi, termasuk dampak bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Aceh. Bank Aceh mampu menjaga stabilitas keuangan serta terus berkontribusi terhadap pembangunan daerah melalui penyaluran kredit produktif dan dukungan terhadap sektor UMKM.

RUPS juga menjadi momentum untuk menetapkan rencana bisnis ke depan, termasuk strategi penguatan modal, peningkatan kualitas aset, serta pengembangan produk dan layanan berbasis digital. Bank Aceh menargetkan pertumbuhan yang berkelanjutan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Dengan komitmen pada tata kelola yang baik dan percepatan transformasi digital, Bank Aceh diharapkan mampu semakin kompetitif dan berperan sebagai motor penggerak ekonomi daerah di Aceh.

Berita Terkait

Berita Terkini

Google ads