Rumah Amal USK Salurkan Bantuan Modal Usaha Masyarakat Gampong Lamgapang

Rumah Amal Masjid Jamik Universitas Syiah Kuala melaksanakan kegiatan simbolis penyaluran bantuan Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Duafa (P2EMD) pada Selasa (15/11).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan. Selain itu turut berhadir Direktur Rumah Amal, Tedy Kurniawan Bakri, M.Farm., Apt dan Geuchik Gampong Lamgapang, Tgk Jailani Ibrahim.

Rumah Amal USK telah menyalurkan bantuan modal usaha sebesar Rp 47.877.000,- untuk masyarakat duafa di gampong Lamgapang. Bantuan berupa dana yang berasal dari zakat dosen dan staf pegawai USK yang dihimpun dan dikelola oleh lembaga ini. Berdasarkan instruksi dari Rektor maka Rumah Amal membuat program pemberdayaan untuk masyarakat ini sebagai wujud dari program zakat produktif. Sebagaimana yang disampaikan oleh Direktur Rumah Amal dalam sambutannya.

“Kami bertugas mengelola dana zakat yang dihimpun di lingkungan USK. Setelah rektor menginstruksikan agar pengelolaan dana zakat ini berfokus pada sektor pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Karena hal tersebut, akhirnya program ini terwujud” ucap Tedy.

Dalam pelaksanaan P2EMD ini telah melalui beberapa tahapan mulai dari permintaan data masyarakat duafa usia produktif, proses survey ke rumah, pleno penetapan penerima, survey kebutuhan penerima, pleno penetapan bantuan modal usaha hingga penyaluran. Dengan melalui beberapa tahapan ini maka didapatkan penerima manfaat sebanyak 24 orang di gampong Lamgapang.

“Perlu kami sampaikan bahwa tidak semua warga bisa mendapatkan bantuan dari Rumah Amal. Ada kriteria yang ditetapkan oleh tim dan dijadikan sebagai standar untuk penyeleksian. Hal ini dilakukan agar program kami ini tepat sasaran kepada masyarakat yang tergolong dalam asnaf zakat” tambah Tedy.

Rektor USK, Prof. Marwan menyampaikan bahwa kegiatan pemberdayaan ke gampong Lamgapang oleh Rumah Amal ini semakin menunjang peran kampus dalam meningkatkan taraf ekonomi masyarakat di sekitarnya. Lamgapang juga merupakan salah satu desa binaan yang dikelola oleh USK sejak penandatanganan kesepakatan pada tahun 2020 lalu.

“USK senantiasa ingin membantu warga yang berada di sekitar lingkungan kampus. Adapun dengan berjalannya program ini diharapkan dapat membantu kebutuhan hidup sehari-hari maupun biaya sekolah anak. Memang menjalankan usaha tidak pernah mudah, untuk itu kami berpesan ke tim Rumah Amal agar senantiasa melakukan pendampingan untuk usaha masyarakat di desa ini” ujar Rektor dalam arahannya.

Sementara itu ucapan terima kasih disampaikan oleh Geuchik Gampong Lamgapang atas kehadiran Rumah Amal dan USK untuk membantu usaha warga.

“Terimakasih banyak kepada USK yang telah menjadikan gampong kami sebagai desa binaan dan juga kepada Rumah Amal yang telah hadir serta memberikan perhatiannya kepada warga kami. Semoga kelak gampong ini bisa menjadi gampong yang mandiri dan sejahtera dalam perekonomiannya” tutup Tgk Jailani.

Berita Terkait

Berita Terkini