Realisasi Vaksinasi Covid-19 di Aceh Baru 25 Persen

Jubir Covid Aceh Saiful Abdul Gani

Gerakan Vaksinasi Covid-19 di Aceh sudah dimulai sejak 15 Januari 2021dan masih terus berlangsung hingga saat ini.

Data terakhir telah lebih dari satu juta penduduk Aceh yang telah divaksinasi dosis I, dan lebih lima ratus ribu di antaranya telah menuntaskan vaksinasi dosis II. 

Sejauh ini Kota Banda Aceh masih memimpin vaksinasi Covid-19 di Aceh dan Kabupaten Aceh Utara menjadi yang terendah realisasi Vaksinasi.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani menjelaskan, sasaran vaksinasi di Kota Banda Aceh sebanyak 190.289 orang mencakup semua kelompok target, mulai tenaga kesehatan (Nakes), orang lanjut usia (Lansia), petugas pelayan publik, masyarakat umum dan rentan, hingga kelompok remaja usia 12 – 17 tahun. 

Berdasarkan data per tanggal 1 Oktober 2021, cakupan vaksinasi dosis I di Kota Banda Aceh sudah mencapai 71,2 persen, dan dosis II sekitar 46,0 persen. Sementara cakupan vaksinasi dosis I di seluruh Aceh masih pada kisaran 25,3 persen, atau 1.020.155 orang dari total sasaran 4.028.891 orang, dan vaksinasi dosis II sekitar 12,7 persen, atau 512.631 orang. 

Saifullah mengatakan, cakupan vaksinasi Covid-19 Aceh merupakan hasil kumulatif cakupan vaksinasi Covid-19 di 23 kabupaten/kota. Meski cakupan vaksinasi Kota Banda Aceh sudah melejit di atas 70 persen, tapi cakupan Aceh masih 25,3 persen karena cakupan vaksinasi di 22 kabupaten/kota lainnya masih rendah.  

Kabupaten/kota yang cakupan vaksinasi dosis I di atas rerata Aceh meliputi, Langsa 36,6 persen, Bener Meriah 36,4 persen, Aceh Tengah dan Lhokseumawe sama-sama 33,5 persen, Gayo Lues 33,4 persen, Aceh Barat Daya 30,6 persen, Aceh Singkil 30 persen, Sabang 29,4 persen, Aceh Tamiang 28,8 persen. Simeulue 28,1 persen, Aceh Tenggara 27,3 persen, dan Nagan Raya 25,8 persen. 

Sedangkan kabupaten/kota yang masih di bawah rerata cakupan vaksinasi dosisi I di Aceh meliputi Subulussalam 23,2 persen, Aceh Selatan 22,9 persen, Pidie Jaya 22,1 persen, Aceh Timur dan Aceh Barat sama-sama 20 persen, Aceh Jaya 18,7 persen, Bireuen 18,4 persen, Aceh Besar 15,9 persen, Pidie 15,6 persen, dan Aceh Utara sekitar 14,5 persen. 

Saifullah mengatakan, cakupan vaksinasi dosis I mencerminkan cakupan dosis II di setiap kabupaten/kota, karena vaksinasi dosis II terikat dengan waktu vaksinasi dosis I dilakukan.  Ia menghimbau masyarakat memanfaatkan kesempatan yang ada dan segera melakukan vaksinasi dosis I dan melanjutkannya dengan dosis II. 

Update Covid-19 Aceh

Saifullah menyebutkan kasus kumulatif Covid-19 di Aceh sampai dengan 3 Oktober 2021 mencapai 37.845 orang. Pasien Covid-19 yang sedang dirawat tinggal 1.516 orang. Para penyintas Covid-19, (yang sudah sembuh) 34.372 orang. Sedangkan kasus meninggal dunia secara kumulatif sudah mencapai 1.957 orang. 

Data kasus kumulatif tersebut termasuk kasus positif baru harian yang bertambah  3 Oktober 2021 sebanyak 33 orang. Pasien yang sembuh bertambah 103 orang, dan data penderita Covid-19 yang meninggal dunia bertambah sebanyak 10 orang.

Kasus baru 33 orang itu meliputi warga Aceh Besar 11 orang, Banda Aceh lima orang, warga Aceh Tenggara, Aceh Tengah, dan Nagan Raya, sama-sama dua orang. Kemudian warga Aceh Tamiang, Gayo Lues, Aceh Utara, Lhokseumawe, Bener Meriah, Pidie, Sabang, Aceh Barat, dan Simeulue, masing-masing satu orang. Dua lagi warga dari luar daerah. 

Sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 103 orang, meliputi warga Banda Aceh 33 orang, Aceh Besar 17 orang, Gayo Lues 14 orang, dan warga Lhokseumawe 13 orang. Kemudian warga Pidie sembilan orang, Simeulue delapan orang, Bireuen enam orang,  warga Aceh Tamiang dan Pidie Jaya, sama-sama satu orang. Dua lagi dari luar Aceh. Iqbal