Wujudkan Profesionalitas dan Kompetensi, Kemenag Aceh Susun Anjab dan ABK ASN

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh Dr Iqbal S.Ag M.Ag mengatakan, penyusunan analisis jabatan (Anjab)  dan analisis beban kerja (ABK) diharapkan dapat melahirkan  ASN yang berkompetensi di bidangnya masing-masing.

Hal itu disampaikan Kakanwil saat membuka kegiatan penyusunan Anjab dan ABK di aula Kamwil Kemenag Aceh, Rabu, 24 Februari 2021. Kegiatan ini diikuti Kabag TU, para kepala bidang, Kasubbag dan para Kasi dalam lingkungan Kanwil Kemenag Aceh. 

“Dengan adanya Anjab dan ABK ini diharapkan terwujudnya sumber daya aparatur yang punya kompetisi di bidangnya masing-masing. Sehingga dalam pelaksanaan tugas akan terwujudnya efektivitas, transparan dan akuntabel,” kata Iqbal.

Iqbal menjelaskan, penyusunan Anjab dan ABK menjadi penting dalam mewujudkan reformasi birokrasi.

“Mengapa Anjab diperlukan, ini menyahuti beberapa regulasi yang mengatur dan juga keinginan pemerintah ingin mewujudkan reformasi birokrasi sehingga segala sesuatu yang menyangkut ASN harus adanya Anjab dan ABK,” ujar Iqbal.

Selain itu, kata Iqbal, dengan penyusunan Anjab dan ABK, ASN memiliki sasaran kerja yang harus dipenuhi.

“Dengan penyusunan ini sehingga pegawai yang melaksanakan tugas ini apa yang dikerjakan bisa tersusun dengan baik sehingga tugas dan fungsinya bisa berjalan dengan baik,” katanya.

 Iqbal menambahkan, Anjab dan ABK akan menentukan kelas atau peringkat jabatan  ASN.

“Dalam proses Anjab dan ABK dilakuakan pengolahan data, informasi dan beban kerja sehingga lebih mudah menentukan kelas jabatan,” kata Iqbal.

Sementara itu, Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Jenderal Kementerian Agama H Priyono S.Pd., M.Pd yang mengikuti kegiatan ini secara daring mengatakan, penyusunan Anjab dan ABK diharapkan mampu melahirkan ASN yang berintegritas dan melahirkan SDM yang berkualitas.

“ASN seluruhnya harus punya integritas adalah hal utama.Sedikit demi sedikit harus kita perbaiki. Kalau kita kaitkan dengan Anjab dan ABK ada kaitannya.  Anjab dan ABK mengharapkan kita untuk profesional menetapkan the right man in the right place,” ungkapnya.