Gubernur Aceh Tinjau Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah

Gubernur Aceh, Nova Iriansyah didampingi Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Alhudri, meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka di SMA Negeri 1 Banda Aceh dan SMK Negeri 2 Banda Aceh yang terletak dalam komplek SMK Negeri 1, 2 dan 3 Banda Aceh di Lhongraya, Kota Banda Aceh.

“Bapak Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah, MT hari ini ingin melihat secara langsung kondisi sebenarnya di sekolah-sekolah. Bagaimana cara pelaksanaan pembelajaran tatap muka antara guru dan siswa. Apakah sudah menerapkan protokol kesehatan secara ketat?,”ujar Plt. Kadisdik Aceh mengutip pernyataan Gubernur Aceh, Kamis (7/1/2020).

Alhudri menegaskan bahwa pelaksanaan pembelajaran tatap muka akan dihentikan bila ditemukan pelanggaran protokol kesehatan serta adanya warga sekolah yang terinfeksi wabah virus corona. Sebelumnya, pemerintah telah mengizinkan pembelajaran tatap muka dengan berbagai syarat yang harus terpenuhi.

“Kami menghimbau agar seluruh komponen sekolah dan orang tua untuk dapat menjaga diri dan anaknya dari penyebaran virus corona. Hal ini sesuai dengan anjuran pemerintah dengan melaksanakan 3 M, yaitu disiplin memakai masker, menjaga jarak antara sesama dan rajin mencuci tangan,” imbuhnya.

Dalam konteks Covid 19, lanjutnya, pasien corona dengan komorbid memiliki tingkat kematian yang lebih tinggi daripada pasien biasa. Ini harus menjadi perhatian bagi guru dan karyawan di sekolah yang berusia lanjut.

Untuk membangun pendidikan agar lebih maju dan berkembang, Kadisdik berharap agar seluruh komponen yang terlibat didalamnya agar tetap menjaga kekompakan dan penuh semangat bersama-sama dalam mencerdaskan generasi bangsa.

“Target kita kedepan agar semakin banyak anak-anak Aceh yang lulus ke Perguruan Tinggi terbaik di Indonesia. Baik itu melalui jalur prestasi, jalur tes mandiri maupun jalur undangan. Semoga setiap tahun semakin meningkat,” kata kadisdik penuh harap.

Alhudri mengajak kepada seluruh komponen untuk bersama-sama dalam memajukan pendidikan di Aceh. Terlebih dimasa pandemi Covid 19, pembelajaran dapat dilaksanakan secara maksimal di rumah.