Sekda Ajak Petugas Kesehatan Maksimalkan Kerja Pelayanan Publik

Sekretaris Daerah (Aceh) kembali mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memaksimalkan kerja pelayanan publik, termasuk di kabupaten-kota se Aceh.

Sebelumnya, Sekda Aceh, dr Taqwallah, M. Kes sudah mengajak seluruh camat se Aceh untuk melakukan hal yang sama setelah melakukan pembenahan di lingkungan SKPA Pemerintah Aceh.

Di awal pembekalan Sekda Aceh mengajak petugas kesehatan untuk bersedia memudahkan urusan orang lain sebagai indikator pelayanan publik yang maksimal.

“Kita ini, insan pilihan, yang diberi kemudahan untuk tujuan memudahkan orang lain, bukan menyulitkan dan merumitkan,” ingat Sekda Aceh yang juga membuka wawasan cara berkerja “lebih” insan ASN berdasarkan kesadaran Islamis.

Kepala Biro Humas dan Protokol (Humpro) Pemerintah Aceh menyebut langkah pembekalan ASN ini dilakukan untuk menghilangkan faktor penghambat-penghalang internal pencapaian target Pemerintah Aceh sebagaimana tercantum dalam RPJM 2017-2022.

“Kali ini Sekda Aceh, dr Taqwallah, M. Kes akan menggerakkan delapan ribu lebih ASN dari kesehatan di 23 kabupaten-kota untuk berkerja lebih dalam melayani masyarakat di daerah masing-masing,” kata Kabiro Humpro, Muhammad Iswanto, Kamis (10/10).

Jubir Pemerintah Aceh, Wiratmadinata menambahkan, perintah Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah, MT agar membenahi kinerja ASN dan reformasi birokrasi ditindaklanjuti serius oleh Taqwallah sejak hari pertama paska dilantik sebagai Sekda Aceh.

“Reformasi birokrasi yang di dalamnya ada kerja pembenahan kinerja ASN adalah pekerjaan berat, dan karena itu Sekda langsung turun lapangan agar beliau dapat melakukan deteksi dini dan langsung memberi formula pembenahan,” kata Wiratmadinata.

Perjalanan ke 23 kabupaten-kota Sekda Aceh bertemu dengan kalangan pejabat struktural kesehatan, kalangan petugas pukesmas, termasuk pejabat pemko/pemkab dan juga Camat disebut bagian dari percepatan implementasi program BEREH, Stunting dan JKA.

Di daerah kunjungan Sekda Aceh juga akan meninjau sejumlah Sarmas guna melihat kemajuan paska pembekalan. Di daerah kunjungan tim Sekda Aceh juga akan menyempatkan diri untuk meninjau proyek pemerintah TA 2019 untuk mendorong percepatan penyelesaian pekerjaan.

Di Kota Banda Aceh, pertemuan dihadiri 211 peserta, terdiri dari 44 pejabat struktural, 152 petugas dari Pukesmas, 2 dari Pemko, 9 orang Camat dan 4 orang dari provinsi.