Karakter Islami Masyarakat Mulai Hilang, Bupati Tingkatkan Kegiatan Keislaman

Tausiah dan Baca Alquran/Ist

Ribuan Pegawai Negeri Sipil (PNS), tenaga kontrak, dan masyarakat Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar mengikuti baca yasin dan doa bersama di Masjid Agung Al-Munawwarah Kota Jantho, Jumat (14/9/2018).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.50 WIB tersebut merupakan program setiap Jumat yang digagas Pemkab Aceh Besar di bawah kepemimpinan Bupati Ir Mawardi Ali dan Wabup Tgk H Husaini A Wahab.

Setelah baca yasin dalam tausiyahnya, Bupati Aceh Besar Mawardi Ali mengemukakan, kegiatan islami tersebut merupakan implementasi dari Instruksi Bupati Aceh Besar Nomor 6 Tahun 2018 tanggal 12 September 2018 tentang Pelaksanaan pembacaan Surat Yasin setiap pagi Jumat bagi PNS dan pegawai kontrak di Kota Jantho dalam lingkungan Pemkab Aceh Besar.

“Semoga kegiatan rutinitas ini menjadi amal dan ibadah kita dalam melaksakan tugas sebagai abdi negara, saya berharap kepada ASN agar mengikuti kegiatan ini dengan ikhlas, bukan hanya menjalankan intruksi bupati,” pungkasnya.

Begitupun Mawardi Ali menyerukan agar seluruh pimpinan, baik di level kabupaten maupun SKPD agar memberikan keteladanan dan sikap terpuji dalam menjalankan aktivitas pengabdiaan kepada masyarakat, sehingga diharapkan menjadi pribadi yang islami dan diridhai oleh Allah SWT. Komitmen ini harus dipertahankan demi menggapai kebahagiaan di dunia maupun di akhirat kelak.

“Kegiatan doa dan baca yasin bersama ini, juga untuk lebih memperkuat ukhuwah islamiyah, silaturahmi dan kebersamaan di antara seluruh pegawai bersama masyarakat,” ungkapnya.

Pada bagian lain, Mawardi mengungkapkan, selama ini masyarakat Aceh, termasuk di Aceh Besar sudah kehilangan karakter yang islami. Dengan demikian, melalui kegiatan doa bersama dan baca yasin tersebut diharapkan kelak akan kembali munculnya karakter dan pribadi-pribadi yang baik dan selalu dalam ridha Allah SWT. Paling tidak, menurut Bupati Aceh Besar, sisa-sisa umur yang kita miliki selalu berguna bagi agama, Negara, dan masyarakat.