Baitul Mal Salurkan Beasiswa Penuh Santri Tahfiz Quran

Penyaluran Beasiswa Tahfidz/Ist

Sebanyak 20 santri menerima Beasiswa Penuh Tahfizul Quran dari Baitul Mal Aceh (BMA) tahun 2018. 20 penerima beasiswa tersebut terdiri atas 10 santri tingkat SMP dan 10 santri tingkat SMU.

Plt Kepala Baitul Mal Aceh, Zamzami Abdulrani, Kamis (30/08/2019) mengatakan beasiswa ini akan menanggung penuh biaya pendidikan selama tiga tahun. Beasiswa ini meliputi biaya masuk pesantren/sekolah, SPP, uang saku, dan perlengkapan sekolah bagi santri baru.

Sebelum disalurkan beasiswa ini, pihak Baitul Mal Aceh memanggil semua wali santri untuk diminta menandatangani surat perjanjian terkait komitmen santri dan wali santri. Hal ini dibuat supaya tidak ada santri yang berhenti di tengah jalan.

“Jangan sampai setelah setahun berjalan, santri tidak mau lagi, maka perlu dibuat surat perjanjian agar orang tua dan santri sama-sama berkomitmen,” kata Zamzami.

Zamzami menambahkan, untuk 20 santri baru tersebut Baitul Mal Aceh menganggarkan dana zakat tahun ini sebesar Rp298 juta. Dana tersebut nantinya akan dikirim langsung ke rekening santri dan rekening pesantren.

Sementara itu, Ketua unit Beasiswa Baitul Mal Aceh, Mahfud mengatakan untuk program beasiswa penuh ini Baitul Mal telah bekerja sama dengan pesantren/sekolah tahfiz yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar seperti Madrasah Ulumul Quran dan Al-Athiyyah.

Santri penerima beasiswa penuh tersebut diharapkan mampu menghafal minimal 10 juz Quran selama menerima beasiswa. Namun jika mampu menghafal hingga 30 juz akan lebih baik lagi,” kata Mahfud di sela-sela pemberian pengarahan kepada wali santri.

Program beasiswa penuh tahfiz dilaksanakan untuk menumbuhkan semangat menghafal Quran di kalangan muda-mudi Aceh. Selain itu juga memberi kemudahan dan meringankan beban ekonomi orang tua dalam membiayai pendidikan anaknya.

Beasiswa ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2012. Melalui beasiswa ini, Baitul Mal Aceh telah melahirkan 154 tahfiz Aceh dari keluarga kurang mampu. Bahkan bebarapa bulan lalu, sepasang saudara kembar dari Lembah Seulawah, Aceh Besar wisuda tahfiz 30 juz.

Salah seorang santri penerima beasiswa tahun 2018 berterima kasih kepada muzaki dan Baitul Mal Aceh telah memilihnya sebagai salah seorang penerima baru tahun ini.

“Kami bersyukur bisa dapat bantuan dari Baitul Mal Aceh dan berharap bisa dapat terus hingga tamat,” ujar Syifana santri dayah Al-Athiyyah.