Panitia Klaim Pengunjung Aceh Expo Capai 60 Ribu Orang

Produk yang dipamerkan pada Aceh Expo/Ist

Aceh Expo yang memamerkan sebanyak 160 produk dan karya dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Industri Kecil dan Menengah (IKM) diharapkan dapat memberi dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Aceh.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Keistimewaan Aceh, Jakfar mengatakan, pameran karya dan produk pengusaha di Aceh dinilai penting sebagai salah satu wadah bagi pengembangan IKM, UMKM, serta industri kreatif se-Aceh. Melalui expo, pelaku usaha dan konsumen bisa bertemu langsung serta menjalin hubungan bisnis.

“Expo juga berfungsi sebagai media informasi yang penting untuk edukasi masyarakat kita. Karena edukasi dan karya kreatif yang ditampilkan mengandung pengetahuan dan keterampilan yang dapat diambil manfaatnya bagi pengembangan IKM,” ujar Jakfar saat menutup Aceh Expo 2018 di Blang Padang, Banda Aceh, Senin malam (13/8/2018).

Menurutnya, Aceh Expo 2018 yang diklaim panitia dikunjungi 60 ribu orang selama pergelaran Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) 2018 tersebut, menjadi indikator untuk menstrategikan program pengembangan IKM dan UMKM guna mewujudkan Aceh hebat yang berfokus pada kreativitas.

Di samping menjadi ajang pamer karya, Aceh Expo 2018 juga menjadi tempat rekreasi masyarakat Aceh. Di area Aceh Expo, terdapat penggung hiburan rakyat yang menampilkan berbagai pertunjukan dan penampilan seni. Diharapkan, berbagai kegiatan yang dihelat selama PKA VII berlangsung dapat membangun persepsi positif dalam upaya menumbuhkan ide-ide kreatif guna mendorong pengembangan industri kreatif di Aceh.

“Ramainya pengunjung PKA VII dan Aceh Expo kali ini memberi sinyal bagi kita bahwa masyarakat kita sangat antusias dengan mengetahui produk-produk kreatif terbaru yang dihasilkan oleh masyarakat Aceh,” tuturnya.

Tentu saja, lanjut Jakfar, kunjungan yang tinggi berpengaruh terhadap transaski yang terjadi selama kegiatan berlangsung. Ia berharap masyarakat mencintai produk lokal dan nasional. Selain itu, diharapkan juga transaksi dari produk UMKM lokal terus berlanjut meski expo telah berakhir, sehingga sektor industri kreatif dan UMKM mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi di Aceh.

“Harapan kita, expo 2018 berkontribusi positif dan efektif untuk menumbuhkan spirit kita bersama untuk terus melahirkan inovasi dan karya baru dan usaha-usaha kreatif di kemudian hari yang mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh,” tambahnya.