Warga Aceh Tenggara Serahkan 1 Ekor Anak Orangutan ke BKSDA

Jack. Orangutan yang mati setelah disita dari taman wisata buatan di Aceh Besar/Salman Iqbal

Seorang warga Desa Aunan, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Budi, menyerahkan seekor anak orangutan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh. Orangutan Sumatera berusia dua tahun itu dalam kondisi bermasalah dengan konsumsi vitamin.

Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo, mengatakan, penyerahan orangutan berjenis kelamin betina dilakukan melalui Forum Konservasi Leuser (FKL) sebagai salah satu lembaga mitra BKSDA. Sebelum diserahkan, orangutan tersebut sempat dirawat selama dua hari oleh warga bernama Budi.

“Orangutan diselamatkan oleh Budi setelah ditemukan di kebunnya dalam kondisi lemas dan terpisah dari induknya,” kata Sapto kepada wartawan, Minggu (30/7/2017) malam.

Usai menyelamatkan, Budi kemudian menghubungi anggota FKL untuk menyerahkan anak orangutan. Proses penyerahan berlangsung pada Jumat (28/7) dan diterima oleh BKSDA Aceh Resort 8 Kuta Cane. Orangutan tersebut selanjutnya dikirim petugas resort ke Pusat Rehabilitasi Orangutan Sumatera di Sibolangit, Sumatera Utara.

“Dari pemeriksaan dokter diketahui bahwa orangutan dalam kondisi malvitamin. Selanjutnya akan dilakukan proses rehabilitasi lanjutan sebelum dilepasliarkan kembali ke habitatnya,” jelas Sapto.

Detik