Diminta Shalat Dulu, Peserta Demo Pilih Bubar

Zaini Abdullah

Pertemuan Gubernur Aceh Zaini Abdullah dengan wartawan di Banda Aceh, Minggu (12/03) siang di rumoh Aceh kupi Lingke, sempat diwarnai aksi demo oleh sekelompok mahasiswa yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa Peduli Aceh.

Aksi dan orasi singkat mahasiswa yang berjumlah sekitar sembilan orang itu dilakukan bertepatan dengan pelaksanaan shalat zuhur berjamaah yang diimami langsung oleh gubernur Aceh.

Dalam orasinya mereka meminta penjelasan gubernur terkait dengan pelantikan pejabat eselon II Jajaran pemerintah Aceh, Jum’at lalu.

Koordinator Aksi Raja Muda dalam selebaran yang dibagikan kepada media  mendesak Zaini Abdullah segera bertaubat dan membatalkan pelantikan pejabat SKPA.

Selepas shalat, Kepala Biro Humas Pemerintah Aceh Mulyadi Nurdin menemui perwakilan mahasiswa. Mulyadi berharap agar para pendemo untuk melaksanakan shalat terlebih dahulu sebelum melakukan pertemuan dengan gubernur.

“Kawan-kawan, mohon bersabar bapak gubernur sedang shalat sunat dulu. Kami berharap agar untuk sama-sama melakukan shalat terlebih dahulu, setelah itu kita dialog,” ujarnya.

Mendengar penjelasan tersebut, para mahasiswa tersebut langsung membubarkan diri meninggalkan lokasi pertemuan.

Namun demikian kepada wartawan, Zaini mengaku membuka ruang bagi siapapun yang ingin menyampaikan pendapatnya. “Makanya tadi saya minta shalat dulu sebelum berdiskusi agar hati kita menjadi bersih semua,”tambahnya.

Untuk diketahui pertemuan Gubernur Aceh Zaini Abdullah dengan puluhan wartawan di Banda Aceh terkait dengan pelantikan pejabat dijajaran pemerintah Aceh beberapa waktu lalu, yang kemudian mendapat perlawanan oleh sejumlah pejebat yang dibangkupanjangkan.