16 Dayah Ikuti Lomba Baca Kitab Kuning PKS Aceh

Pendidikan dayah mempunyai peran sangat penting untuk membentengi generasi Aceh dari berbagai tantangan yang dihadapi Aceh seperti persoalan Narkoba, pendangkalan Akidah dan berbagai kejahatan lainnya.

Hal demikian disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh Ghufran Zainal Abidin saat membuka kegiatan lomba baca kitab kuning tingkat provinsi Aceh di Aceh Besar, Minggu (17/04).

Ghufran mengajak semua pihak terutama masyarakat dan Pemerintah Aceh untuk tetap memberikan perhatian penuh terhadap pendidikan dayah, karena diakuinya dayah sebagai salah satu unsur yang menjaga masyarakat Aceh dalam pelaksanaan syariat Islam.

“Sesungguhnya pendidikan dayah itu punya peran sangat penting. Maka kita bersama masyarakat dan meminta pemerintah Aceh supaya tetap memperhatikan dayah ini, karena ini benteng pendidikan generasi kita,”ujar Ghufran yang juga Ketua Komisi VII DPR Aceh ini.

Sementara itu terkait dengan lomba baca kitab kuning tersebut, diakui Ghufran sebagai salah satu rangkaian Milad PKS ke 18 yang diselenggarakan secara Nasional. PKS Aceh sendiri melaksanakan lomba tersebut sebagai salah satu bagian dari silaturahmi dengan dayah-dayah di Aceh. Ia berharap lomba kitab kuning tersebut akan menjadi agenda rutin PKS.

“Kedepan bukan hanya lomba kitab kuning saja yang  akan kita laksanakan tetapi juga PKS bisa berkontribusi lebih banyak lagi khususnya bagi pendidikan dayah,”lanjutnya.

Sementara itu Ketua panitia Yusuf A Samad menyebutkan lomba kitab kuning PKS Aceh diikuti oleh 40 peserta dari 16 lembaga pendidikan dayah dan pesantren yang tersebar di 14 kabupaten/kota diseluruh Aceh.

“Kita masuk dalam 14 provinsi yang ditunjuk PKS melasanakan lomba baca kitab kuning ini. Untuk peserta memang kita batasi terutama dari segi umur, ini juga soal waktu dan beberapa kondisi lainnya,”ujarnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Google ads