Harga daging sapi pada tradisi meugang pertama menyambut Hari Raya Idulfitri 1436 Hijriyah di kota Banda Aceh, Rabu (15/7) pagi menembus harga Rp 150.000 per kilogram. Harga itu naik sekitar Rp 50.000/Kg dari harga biasanya
Bustami Abu Bakar, seorang pedagang daging di pasar Neusu Aceh mengatakan, melonjaknya harga daging di kota Banda Aceh sangat disebabkan meningkatnya permintaan komsumen pada hari pertama Meugang. Selain itu, juga dipengaruhi oleh naiknya harga ternak menjelang hari meugang, maupun hari besar lainnya.
“Setiap menjelang meugang dipastikan harga ternak sapi dan kerbau ikut naik, sehingga harga daging pun ikut melonjak naik,”ujar Bustami Abu Bakar, seorang pedagang daging di pasar Neusu Aceh, kepada wartawan, kemarin.
Dikatakan, meskipun harga daging melonjak tinggi, namun tidak mempergaruhi minat warga untuk mengonsumsi daging, karena sudah menjadi tradisi rakyat Aceh untuk mengkonsumsi daging sebelum menyambut lebaran tiba.
Menurut dia, harga daging yang dijual dengan Rp.150.000/kg itu memang sedikit mahal, jika dibandingkan dengan harga daging meugang sebelumnya yang mencapai Rp.140.00/kgnya.
Pantauan wartawan di pasar Neusu Aceh, meskipun harga sapi melonjak naik hingga Rp.50.000/kgnya, tapi minat warga untuk membeli daging meugang tetap tinggi.


