Illiza Resmi Jadi Walikota Banda Aceh

Walikota Banda Aceh diminta untuk meningkatkan kreativitas guna meningkatkan pembangunan yang pro pertumbuhan, pro lapangan kerja, dan pro penurunan kemiskinan, selain itu walikota juga diharapkan  untuk menjadikan gampong sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Hal demikian dikatakan Gubernur Aceh Zaini Abdullah pada pelantikan Illiza Sa’aduddin Jamal sebagai walikota Banda Aceh sisa masa jabatan tahun 2012-2017.

Pelantikan berlangsung dalam rapat paripurna istimewa DPR Kota Banda Aceh, Senin (16/06/14). Illiza yang sebelumnya menjabat sebagai wakil walikota banda aceh dilantik menggantikan Mawardi Nurdin yang meninggal Dunia pada Februari lalu.

Gubernur Aceh Zaini Abdullah berharap kepada walikota yang baru untuk mengembangkan citra positif organisasi Pemerintah, sehingga masyarakat percaya dan mau berperan aktif membangun Kota Banda Aceh yang lebih maju dan mandiri dalam upaya mewujudkan Banda Aceh sebagai model Kota Madani.

Zaini menambahkan walikota juga harus mampu meningkatkan sejumlah terobosan yang telah dicapai sebelumnya. Sebagai contoh, tata ruang dan pelayanan publik Kota Banda Aceh  telah mendapat pengakuan dan penghargaan nasional sebagai salah satu yang terbaik.

“Dalam rangka mewujudkan sistem pemerintahan yang bersih dan transparan, saya mengimbau Saudari untuk melanjutkan semangat reformasi birokrasi yang sudah berjalan di daerah ini. Bangun komunikasi efektif dan harmonis dengan legislatif. Terus tingkatkan kapasitas aparatur. Jangan sampai ada pengangkatan Pejabat di lingkungan SKPK atas dasar hubungan personal, tapi angkatlah mereka yang memiliki kapabilitas dan kompetensi sesuai peraturan perundangan yang berlaku”lanjutnya.

Pada kesempatan itu Zaini berharap sektor pariwisata Banda Aceh yang mulai berkembang untuk digerakkan lebih aktif dan dijalin kerjasama dengan kabupaten/kota tetangga, antara lain Sabang dan Aceh Besar serta jalinan dengan kota di seberang, Malaysia dan Thailand serta negara-negara lain, sehingga mampu menunjang terbukanya investasi modern di kawasan ini, Pemerintah Aceh menurutnya siap memberikan dukungan untuk kegiatan tersebut.

“Dan yang Terakhir saya mengingatkan pemerintah kota Banda aceh untuk menjalin komunikasi dan kerjasama yang baik dengan pemerintah aceh untuk mensinergikan pembangunan Aceh dengan lebih baik.”ujarnya.

Pada kesempatan itu Zaini juga mengingatkan walikota banda aceh untuk memfasilitasi proses pengusulan calon Wakil Walikota Banda Aceh, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

Disamping itu Illiza juga diminta segera mengambil langkah-langkah yang strategis untuk melanjutkan pembangunan Kota Banda Aceh dalam masa jabatan yang tersisa hingga 2017 mendatang.

“Selain itu saya juga menekankan agar Kota Banda Aceh harus siap secara kebijakan menghadapi persoalan-persoalan yang mungkin timbul, seperti urbanisasi, distribusi sumber daya, konflik horizontal antar masyarakat, kepedulian lingkungan dan kriminalitas seperti yang sering kita baca di berbagai media akhir-akhir ini”lanjutnya.

Zaini menyebutkan Salah satu upaya yang dapat dilakukan Pemko Banda Aceh adalah pembangunan infrastruktur yang pro rakyat. Pemerintah Kota Banda Aceh menurutnya dituntut untuk mampu menjawab tantangan pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana yang berorientasi pada kenyamanan masyarakat.

Berita Terkait

Berita Terbaru