Gelar Soft Launching “Calendar Of Events 2019”, Disbudpar Target 150 Ribu Kunjungan Wisman

Tanah Gayo di Mata Duta Wisata Aceh/Ist

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin, menyebutkan bahwa penyelenggaraan 100 event Aceh Tahun 2019 sudah seharusnya memperkuat positioning Aceh sebagai destinasi wisata yang patut diunggulkan di kawasan paling barat Republik Indonesia.

Hal demikian disampaikan Jamaluddin pada kegiatan Soft Launching Calendar of Events (COE) Aceh 2019 yang berisikan 100 even wisata yang akan diselenggarakan selama tahun 2019 di Aceh, Senin (25/02).

“Semua atraksi wisata tersebut dengan bangga kami persiapkan dan persembahkan kepada wisatawan melalui semangat branding wisata Aceh “Cahaya Aceh” dan “The Light of Aceh”, yang merefleksikan semangat bagi seluruh masyarakat yang disatukan melalui Syariat Islam yang Rahmatan lil ‘alamiin, sebagai cahaya benderang yang mengajak pada nilai-nilai kebaikan, kemakmuran, dan memberikan manfaat serta kebaikan bagi semua pihak, “ ungkap Jamaluddin.

Jamaluddin menambahkan, kunjungan wisatawan ke Aceh baik nusantara maupun mancanegara terus bertambah setiap tahunnya ke Aceh. Ia menyebutkan pada tahun 2018 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Aceh mencapai 106. 281 orang, meningkat hingga 35 persen dibandingkan tahun 2017 yang berjumlah 78.290 orang. Dengan launching Calendar of Events (COE) Aceh 2019, dia berharap kunjungan wisman ke Aceh tahun 2019 bisa mencapai 150 ribu orang.

“Target kunjungan wisatawan mancanegara tahun 2019 diprediksikan menjadi 150 ribu orang dan wisatawan nusantara menjadi 3 juta orang. Sementara, angka kunjungan wisatawan muslim ke Aceh diharapkan juga meningkat, dari 35 ribu tahun 2018 menjadi 40 ribu tahun 2019,” lanjutnya.

Jamaluddin berharap dengan terus meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Aceh, maka akan mempercepat pertumbuhan ekonomi Aceh, terbukanya lapangan kerja serta menurunnya angka pengangguran.

“Karena kalau sektor pariwisata ini dia mampu mendongkrak sektor-sektor lainnya, seperti transportasi, perhotelan, restoran, souvenir dan lain sebagainya, sehingga ekonomi masyarakat akan tumbuh,” ujarnya.

Sementara, Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Aceh, Rahmadhani, menambahkan bahwa serangkaian atraksi wisata unik dan menarik yang akan digelar sepanjang tahun 2019 dengan melibatkan semua pihak diharapkan, tidak hanya mampu menarik kunjungan wisatawan wisnus dan wisman ke Aceh, tetapi juga mampu membangun semangat entrepreneurship bagi pelaku industri pariwisata di daerah.