Ratusan Santri Dibekali Ilmu Tentang Bank Sentral dan Ekonomi Syariah dalam Program Bank Indonesia Mengajar

Penyerahan bantuan untuk Dayah/pesantren /Iq

Ratusan santri dar tiga Dayah/Pesantren di Banda Aceh dan Aceh Besar mengikuti kegiatan Bank Indonesia mengajar yang berlangsung di kantor Bank Indonesia Perwakilan Aceh, Senin (13/08/2018).

Ketiga Pesantren/dayah itu masing-masing Darul Ulum, Babul Maghfirah dan Talibul Huda. Selain diberikan materi tentang Bank Indonesia, kepada pesantren juga diserahkan bantuan penunjang belajar dan mengajar di Pesantren tersebut seperti laptop dan infocus.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Aceh, Z. Arifin Lubis menyebutkan, kegiatan Bank Indonesia mengajar merupakan program Bank Indonesia dalam rangka memperingati HUT RI dan hari ulang tahun bank Indonesia.

Kegiatan itu kata Arifin untuk menyampaikan informasi terkait dengan perbankan dan ekonomi keuangan serta eknomi syariah khusus untuk Aceh. Zainal mengatakan santri dayah/pesantren perlu mengetahui apa itu bank sentral, ekonomi keuangan syariah, sehingga mereka juga bisa terlibat didalamnya.

“Khusus untuk Aceh kami pilih pesertanya dari Pesantren, karena sebelumnya untuk Perguruan Tinggi sudah pernah kita laksanakan. Dan Pesantren ini perlu mendapatkan perhatian, karena mereka juga berhak tau tentang bank sentral, tentang kondisi ekonomi, apalagi Bank Indonesia Aceh ingin mengembangkan ekonomi syariat di Aceh, agar kita mampu mengangkat perekonomian Aceh lebih baik lagi,” ujarnya.

Sementara itu mewakili pimpinan pesantren Darul Ulum, Lukman menyampaikan apresiasi kepada pihak Indonesia yang telah membantu pesantren. Apalagi menurutnya bantuan dari Bank Indonesia sangat mudah dan tidak dipersulit.

“Maka kami menyampaikan terimakasih kepada Bank Indonesia. Semoga, dayah-dayah menjadi dayah yang terbangun, sehingga semua kita menuju kearah yang lebih baik,” lanjutnya.

Ditempat yang sama mewakili pimpinan dayah Babul Maghfirah Multazam, mengatakan bantuan dari Bank Indonesia tujuannya sangat mulia yaitu ingin menghidupkan ekonomi yang ada di Dayah sehingga dayah menjadi mandiri.

“Dalam hal bantuan ini, kami merasakan bantuan BI ini sepenuh hati dibantu, setulusnya. Kami berharap agar yang telah dilakukan BI ini bermanfaat dan berguna bagi kita semua,” ujarnya.

Bukhari, dari Dayah Talibul Huda berharap dengan adanya bantuan dari Bank Indonesia akan menjadikan dayah menjadi mandiri dan mampu membangkitkan ekonomi dayah dan ekonomi umat secara keseluruhan.

“Kami berharap agar program ini terus didampingi, dan diberikan pendidikan pembanding kepada kami. Dan ini harapan kami untuk perubahan untuk yang akan datang dan perubahan untuk ekonomi umat,” lanjutnya.