Ghufran ZA Kembali Pimpin PKS Aceh

Duet Ghufran Zainal Abidin dan Khairul Amal kembali mendapatkan kepercayaan menjadi ketua dan sekretaris Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh periode 2015-2020.

Hal tersebut diketahui bedasarkan pengumuman yang dibacakan ketua DPP PKS Wilayah Sumatera Hermanto pada Musyawarah Wilayah (Muswil) PKS Aceh ke 4 di Asrama Haji Banda Aceh, Minggu (11/10).

Selain mengumumkan nama Ketua dan Sekretaris, DPP PKS juga membacakan tujuh pengurus inti lainnya, masing-masing Wakil Ketua DPW PKS dijabat oleh Fuadi Sulaiman (Mantan Anggota DPRA), Bendahara dijabat oleh Makhyaruddin Yusuf (Anggota DPRA), selanjutnya ketua Kaderisasi dijabat oleh Bustanil Arifin (Mantan Anggota DPRA). Pengurus lainnya masing-masing Moharriadi, sebagai ketua MPW  (Majelis Pertimbangan Wilayah) dan Razali sebagai sekretaris MPW, selanjutnya Salman sebagai ketua DSW (Dewan Syariah Wilayah) dan Irawan Abdullah sebagai Sekretaris DSW.

Pelantikan pengurus DPW PKS Aceh dilaksanakan oleh Bendahara Umum DPP PKS Mahfudz Abdurrahman, turut hadir anggota DPR RI asal PKS Tifatul Sembiring dan Muhammad Nasir Djamil.

Selain itu turut dihadiri Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Ketua DPR Aceh Muharuddin, dan ketua-ketua partai politik baik lokal maupun nasional.

Bendahara Umum DPP PKS Mahfudz Abdurrahman mengatakan pengurus DPW PKS yang dilantik itu merupakan hasil dari Pemilihan Umum Internal (PUI) yang dilaksanakan oleh DPW dan DPD PKS se Aceh pada 27 September 2015 silam, yang kemudian diseleksi dan diperoleh sembilan orang pengurus inti. PUI sendiri diikuti lebih dari empat ribu kader PKS se Aceh, selain memilih Pengurus DPW, mereka juga memilih ketua DPD masing-masing daerah yang akan diumumkan dalam Musyawarah Daerah (Musda) PKS di 23 Kabupaten dan kota.

“Ini memang tradisi kita dari awal, termasuk pemilihan di tingkat DPP juga gitu, bahkan majelis syuara juga sebagiannya begitu, tentu mekanisme ini melalui proses,”ujarnya.

Mahfudz berharap pengurus baru bisa bekerja dengan baik sesuai dengan amanah Munas PKS beberapa waktu lalu, “Kita meminta PKS Aceh berkontribusi untuk memenuhi target nasional kita pada 2019 minimal 10 persen suara,”pungkasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Google ads