PSSI Nyatakan Kiper PSAP Bersalah

Komisi Disiplin PSSI menyatakan apa yang dilakukan oleh kiper PSAP Sigli Agus Rochman merupakan suatu tindakan yang salah sehingga menyebabkan pemain Persiraja Banda Aceh Akli Fairus meninggal dunia. Komdis pun bakal segera menjatuhkan hukuman kepada Agus.

Ketua Komdis Hinca Panjaitan memanggil perangkat pertandingan di laga PSAP Sigli vs Persiraja Banda Aceh pada 10 Mei lalu ke Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Kamis (22/5/2014). Yang datang antara lain wasit utama Fajar Ginting, asisten wasit Zulkifli, asisten wasit Ahmad Rinaldi, dan wasit cadangan Hendro Purba.

Selain itu, Komdis juga turut memanggil langsung Agus. Sidang Komdis berlangsung tertutup sejak pukul 16.00 WIB.

Dari hasil sidang tersebut, Hinca menjelaskan bahwa pihaknya menemukan beberapa hal menyangkut tindakan yang dilakukan oleh Agus. Hinca menilai apa yang dilakukan Agus dalam menyelamatkan bola terlalu berlebihan.

“Kasus ini sangat menyudutkan kami semua. Tapi Komdis telah bekerja sejak Jumat lalu di mana kami mempelajari rekaman pertandingan dan data-data lainnya. Oleh karena itu kami menjalankan sidang hari ini. Dari perangkat pertandingan ini, kami menemukan beberapa hal,” ungkap Hinca kepada wartawan.

“Kami ketahui bahwa pertandingan itu adalah detik-detik terakhir. Di mana bola rebound dari penjaga gawang (Agus) mental lalu dikejar oleh almarhum Akli. Sedangkan si penjaga gawang mengejar,” imbuhnya.

“Dia terlihat melangkah enam kali, lalu mengangkat kaki berlebihan sehingga mengenai pinggang Akli. Sementara bola sudah di bawah dan masuk ke gawang. Oleh karena itu, tidak selazimnya penjaga gawang melakukan hal itu. Padahal setelah bola rebound sudah tertangkap offside. Tapi penjaga gawang tidak mendengar,” jelas Hinca.

Melihat kejadian tersebut, Hinca menegaskan bahwa Agus sudah pasti bakal dijatuhi hukuman. Hukumannya seperti apa? Dia mengatakan bahwa keputusannya akan diumumkan pada pekan depan, setelah pihaknya memanggil Panpel pertandingan PSAP Sigli vs Persiraja Banda Aceh.

“Sore hari ini kami belum mengambil keputusan. Tapi dari Komdis sudah menegaskan akan menjatuhkan hukuman kepada Agus. Tapi, kami masih perlu keterangan panpel agar detail. Subjeknya yang diadili oleh Komdis adalah Agus Rochman karena dia telah bertindak berlebihan,” katanya.

Terkait tujuan pemanggilan Panpel, Hinca mengatakan pihaknya ingin mengetahui apakah yang dilakukan panpel sudah sesuai dengan regulasi soal pelayanan pertandingan. Seperti apakah pada pertandingan itu panpel menyediakan ambulans untuk mengantisipasi adanya pemain yang cedera dan perlu dilarikan ke rumah sakit.

“Panpel itu ‘kan yang bertanggung jawab yang membuat pertandingan aman dan nyaman. Apakah pelayanan mereka sudah sesuai regulasi. Apakah mereka sudah melakukan tindakan yang tepat. Misalnya, membawa secepatnya ke rumah sakit. Kami belum mendapatkan gambaran soal ini,” tutur Hinca.

Sementara itu Agus yang dimintai komentar terkait hasil sidang tadi menolak memberikan keterangannya. Ditemani oleh sang istri, dia pun langsung bergegas pergi.(detik.com)

Berita Terkait

Berita Terkini

Google ads