Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera kembali ditunjukkan oleh PUK SP LEM SPSI PT Astra Honda Motor. Pada 18 Maret 2026, organisasi pekerja bersama manajemen dan jaringan dealer Honda menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga di Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang.
Bantuan yang berasal dari donasi anggota dan karyawan ini disalurkan langsung ke sejumlah titik, khususnya lembaga pendidikan Islam dan sekolah yang terdampak. Adapun rincian bantuan yang disalurkan meliputi:
* Huntara Link Pemkab Aceh Tamiang (Desa Bundar, Karang Baru): 450 pcs sarung dan mukena
* Pesantren Suhada: 75 pcs Al-Qur’an
* Dayah Mi’rajul Ulum (Desa Tualang Cut, Kecamatan Manyak Payed): 75 pcs Al-Qur’an
* TPA Sirajul Munir (Desa Alue Bintang, Kecamatan Manyak Payed): 75 pcs Al-Qur’an
Kegiatan bertajuk Sinergi Bagi Negeri ini merupakan kolaborasi antara PUK SP LEM SPSI PT Astra Honda Motor dengan Main Dealer PT Capella Dinamik Nusantara serta jaringan dealer Honda di wilayah terdampak. Dealer yang terlibat antara lain CRB Kuta Binjai, Capella Honda Langsa, Cahaya Jaya Abadi Langsa, Hamparan Motor Kuala Simpang, Honda Prima Jaya, dan CV Tualang Baru.
Distribusi bantuan dilakukan menggunakan kendaraan pick-up dengan titik awal dari PT Hamparan Motor di Kuala Simpang, kemudian dilanjutkan ke hunian sementara (huntara) dan sejumlah lembaga pendidikan Islam di Aceh Tamiang.
Selain sebagai bentuk tanggung jawab sosial, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata solidaritas antar karyawan dan relawan dealer Honda yang tetap antusias turun langsung membantu masyarakat.
Kepala Cabang PT Hamparan Motor Kuala Simpang, Wan Hadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan tersebut.
“Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh anggota dan karyawan, manajemen PT Astra Honda Motor, main dealer, dealer Honda, serta semua pihak yang terlibat sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar. Semoga kondisi masyarakat segera pulih seperti sediakala,” ujarnya.
Bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, diketahui telah memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas dan kehidupan masyarakat. Melalui aksi kemanusiaan ini, diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus mempercepat proses pemulihan di daerah terdampak.


