Calon PJ Gubernur Aceh: Ada Pejabat Era Gusdur, Pejabat Kemendagri dan Pejabat PUPR

Dr. Drs. Safrizal Z.A., M.Si.,

Gubernur Aceh Nova Iriansyah akan mengakhiri masa tugasnya sebagai gubernur Aceh pada 5 Juli 2022 mendatang. Nova sebelumnya dilantik oleh Mendagri Tito Karnavian dalam sidang paripurna DPR Aceh, Kamis 5 November 2020.

Nova yang sebelumnya merupakan wakil gubernur Aceh dilantik menjadi gubernur Aceh setelah gubernur Aceh periode 2017-2022 Irwandi Yusuf terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 3 Juli 2018 atau tepat dua hari menjelang satu tahun menjabat sebagai gubernur Aceh.

Sebelumnya Irwandi-Nova maju sebagai gubernur Aceh diusung oleh koalisi partai Demokrat, PNA, PKB dan PDA, memenangkan Pilkada Aceh dengan perolehan 898.710 suara,  

Selanjutnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo atas nama Presiden Republik Indonesia melantik pasangan Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh periode 2017-2022, pada tanggal 5 Juli 2017. Dan tepat pada 5 Juli 2022 mendatang masa jabatan Gubernur Aceh yang saat ini diemban Nova Iriansyah akan berakhir, dan selanjutnya Presiden Joko Widodo akan menunjuk PJ Gubernur Aceh, mengingat adanya penundaan Pilkada hingga tahun 2024 mendatang.

Sejumlah nama Pj Gubernur Aceh pun santer dibicarakan dalam beberapa bulan terakhir, namun berdasarkan Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, saat ini ada tiga nama yang direkomendasikan oleh Kemendagri kepada Presiden sebagai calon PJ Gubernur Aceh, masing-masing:

  1. Dr. Drs. Safrizal Z.A., M.Si., pejabat Eselon | di Kementerian Dalam Negeri, yang menjabat sebagai Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, sebelumnya pernah menjadi Pj Gubernur Kalimantan Selatan,
  2. Dr. Ir. Indra Iskandar, M.Si., Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.
  3. Ir. T. Iskandar, M.T., Inspektur Jenderal Kementerian PUPR.

Profil Dr. Drs. Safrizal Z.A., M.Si.,

Pria yang saat ini menjabat sebagai Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri sejak 27 Juli 2020 tersebut lahir di Aceh pada 21 April 1970.

Safrizal merupakan lulusan STPD dan memulai karir di pemerintahan Kabupaten Aceh Utara atau tepatnya sebagai sebagai lurah di Kota Lhokseumawe pada tahun 1994. Sebelum akhirnya hijrah ke Jakarta dan bertugas di Kementrian Dalam Negeri.

Karirnya lumayan cemerlang hingga dilantik sebagai Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri. Sebelumnya Safrizal juga pernah dipercayakan sebagai PJ Gubernur Kalimantan Selatan pada 15 Februrari 2021.

Profil Dr. Ir. Indra Iskandar, M.Si.,

Putra Asli Pidie yang lahir di Jakarta pada 14 November 1966 ini sedang dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.

Indra memulai karir sebagai PNS di Pemprov DKI Jakarta, sebelum akhirnya dipecayakan sebagai Kepala Biro Umum dan Asisten Deputi Hubungan Lambaga Negara dan Daerah Kemensesneg era Gus Dur.

Setelah 20 tahun di Kemensesneg, tepatnya pada 14 Mei 2018, Indra dilantik sebagai Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.

Profil Ir. T. Iskandar, M.T.,

T Iskandar merupakan pria kelahiran kota Langsa tahun 1964, yang saat ini menduduki posisi Inspektur Jenderal Kementerian PUPR.

Sejumlah jabatan pernah dipercayakan kepada T Iskandar, mulai dari Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian PUPR, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian PUPR, hingga menjadi Sekretaris Direktorat Jenderal Cipta Karya, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian PUPR.