Cakupan Vaksinasi di Aceh Baru 28 Persen, Aceh Utara Terendah

Petugas kesehatan saat melakukan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat di Gedung Banda Aceh Convention Hall (BACH), Jumat (20/8/2021).

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani menyebutkan kabupaten Aceh Utara hingga saat ini masih menjadi juru kunci cakupan vaksinasi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Aceh.

“Menurut data per 17 Oktober 2021 cakupan vaksinasi Covid-19 di Aceh Utara masih paling rendah dibandingkan kabupaten/kota lainnya, baik cakupan dosis I maupun dosis II,” lanjut Saifullah.

Saifullah menjelaskan cakupan vaksinasi dosis I bagi semua kelompok sasaran baru di kabupaten tersebut mencapai 16,1 persen, atau 73.888 orang dari total sasaran sebanyak 458.608 orang, Sedangkan vaksinasi dosis II baru diberikan kepada 33.832 orang, atau 7,4 perseN.

Menurut Saifullah, Kota Banda Aceh masih memimpin cakupan vaksinasi Covid-19. Penduduk Banda Aceh yang telah mendapatkan vaksinasi dosis I sebanyak 145.191 orang, atau 76,3 persen dari total sasaran yang mencapai 190.289 orang. Penduduk yang telah menuntaskan vaksinasi dosis II sudah sebanyak 95.316 orang atau 50,1 persen.

Setelah kota Banda Aceh, daerah lain yang cakupan sudah tinggi adalah kabupaten Gayo Lues. Cakupan vaksinasi di Gayo Lues sekitar 39,3 persen, Selanjutnya kabupaten Bener Meriah 39 persen,  dan Kota Langsa  38,7 persen.

Selanjutnya Aceh Tengah 37,8 persen, Simeulue 35,4 persen, dan Lhokseumawe 35,2 persen, Sabang 34,8 persen, Aceh Singkil 34,1 persen, Aceh Tamiang 33,7 persen, Aceh Tenggara 32,3 persen, Aceh Barat Daya 31,8 persen, Pidie Jaya 28,3 persen, dan Nagan Raya 28,1 persen. 

Lebih lanjut Subulussalam 25,6 persen, Aceh Selatan 24,4 persen, dan Aceh Timur 21,7 persen, Aceh Barat 21,4 persen, Aceh Jaya 21 persen, Bireuen 19,8 persen, Aceh Besar 18, persen, Pidie 17,6 persen, dan di posisi kunci Aceh Utara, dengan cakupan dosis I baru  sekitar 16,1 persen. 

Sementara itu, lanjutnya, cakupan vaksinasi Covid-19 secara keseluruhan Aceh saat ini sudah mencapai 28,1 persen, atau 1.130.938 orang dari total sasaran sebanyak 4.028.891. Sedangkan vaksnasi dosis II Aceh sudah sekitar 14,3 persen, atau 577.153 orang. Progers vaksinasi Aceh akan meningkat apabila vaksinasi di kabupaten/kota sukses.

“Cakupan vaksinasi Covid-19 Aceh sangat tergantung pada progres vaksinasi yang berjalan seluruh kabupaten/kota,” tuturnya.

Pada kesempatan itu Saifullah juga melaporkan kasus kumulatif Covid-19 di Aceh sudah mencapai 38.212 orang, hingga 18 Oktober 2021. Pasien Covid-19 yang sedang dirawat tinggal 397 orang. Para penyintas Covid-19, (yang sudah sembuh) 35.784 orang. Sedangkan kasus meninggal dunia secara kumulatif sudah mencapai 2.031 orang.

Data kasus kumulatif tersebut termasuk kasus positif baru harian yang bertambah  hari ini sebanyak 14 orang. Pasien yang sembuh bertambah 50 orang, dan tidak ada penderita Covid-19 yang dilaporkan meninggal dunia dalam 24 jam terakhir.

Ia merinci 14 kasus baru Covid-19 yang meliputi warga Banda Aceh sebanyak tiga orang, warga Aceh Timur, Pidie, dan Nagan Raya sama-sama dua orang. Kemudian warga Gayo Lues, Bener Meriah, Aceh Besar, Aceh Barat, dan Aceh Selatan, masing-masing satu orang.

Sedangkan pasien yang sembuh 50 orang meliputi warga Aceh Besar 13 orang, Pidie sembilan orang, Bener Meriah enam orang, Aceh Tengah lima orang, warga Langsa dan Aceh Barat Daya sama-sama tiga orang. Kemudian warga Bireuen, Sabang, Aceh Barat, dan Simeulue masing-masing dua orang. Tiga lagi warga Aceh Tenggara, Lhokseumawe, dan Aceh Singkil.

“Tidak ada laporan kasus meninggal dunia dalam 24 jam terakhir,” tutup Saifullah. Iqbal