Pengurus IRADAH Empat Kabupaten Resmi Dilantik

Pengurus wilayah Ikatan Alumni Dayah Darul Munawwarah atau Ikatan Rabithah Alumni Darul Munawwarah (IRADAH) di wilayah tengah Aceh hari ini resmi dilantik.

Para pengurus wilayah yang dilantik ini meliputi Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues dan Aceh Tenggara.

Bertempat di Dayah Miftahul Jannah Pondok Baru, Kab. Bener Meriah, pelantikan empat pengurus wilayah sekaligus tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum IRADAH, Tgk. H. Zulkarnain Juned atau yang akrab disapa dengan Ayah Blang Panyang.

Acara yang dihadiri oleh ratusan pimpinan dayah dalam empat kabupaten itu juga dihadiri oleh Abiya Usman Kuta Krueng selaku Rais ‘Am Dayah Darul Munawwarah Ulee Glee dan sejumlah rombongan dari pengurus IRADAH kabupaten lainnya.

Ketua Dewan Pembina IRADAH sekaligus Pimpinan Dayah Darul Munawwarah Abu Kuta Krueng juga turut menghadiri Pelantikan pengurus wilayah kali ini yang merupakan pelantikan wilayah yang ke-8. Abu beserta rombongan tiba dilokasi saat acara hampir selesai dan langsung menutup dengan sedikit Tausiah dan Doa.

Dalam tausiah singkat, ulama kharismatik Aceh ini meminta para Alumni Dayah Darul Munawwarah untuk dapat bersatu dan memperkuat wadah yang telah dibentuk dari hasil kesepakatan bersama ini.

Abu juga meminta agar para alumni dayah jangan tercerai-berai dan supaya terus mempekuat pendidikan dayah serta Akidah Ahlussunnah wal Jamaah.

Sementara itu, Ayah Blang Panyang selaku Ketua Umum IRADAH dalam pengukuhan menyampaikan bahwa organisasi alumni harus dikuatkan dengan beut seumeubeut. Sebab kehadiran IRADAH salah satunya bertujuan untuk membuat kegiatan beut seumeubeut dapat terkonsolidasikan dengan baik.

Pada kesempatan yang sama, Abiya Anwar Kuta Krueng, dalam sambutannya juga mengatakan bahwa kesuksesan dakwah dan beut seumeubeut harus diperkuat dan didukunh oleh manajemen organisasi yang baik dan rapi. Sebab hari ini kita mengalami tantangan yang semakin banyak.

Oleh karena itu, jadikan IRADAH sebagai wadah alumni untuk merajut kekuatan dalam mempertahankan nilai-nilai Islam yang damai dalam bingkai akidah ahlussunnah wal jamaah.