Penderita Covid-19 Bertambah Empat Orang, Dua Meninggal Dunia

Saiful Abdulgani

Penderita penyakit Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Aceh bertambah lagi sebanyak empat orang, dan dua orang penderita lainnya dilaporkan meninggal dunia, dalam waktu 24 jam terakhir. 

Hal itu disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani—akrab disapa SAG—kepada awak media di Banda Aceh, Senin (7-12-2020), sore. 

“Hari ini kasus baru konfirmasi positif Covid-19 yang dilaporkan hanya empat orang,” tutur SAG.

Ia menjelaskan, empat kasus baru konfirmasi Covid-19 tersebut tiga warga Kabupaten Pidie, dan satu lagi warga Kabupaten Aceh Besar. 

Sementara itu, lanjut SAG, tidak ada penambahan penderita Covid-19 yang dilaporkan sembuh, baik sembuh dari perawatan rumah sakit maupun selesai isolasi mandiri, atau keluar dari tempat isolasi khusus yang disediakan Satgas Covid-19 kabupaten dan kota.

Kasus kumulatif

Selanjutnya, seperti biasa, Juru Bicara Covid-19 Aceh itu melaporkan kasus akumulatif Covid-19, sejak kasus pertama diumumkan pada 27 Maret 2020 silam. Jumlah akumulatif kasus Covid-19 Aceh sudah mencapai 8.426 orang. Penderita yang dirawat saat ini 1.107 orang, sembuh 6.997 orang, dan 322 orang meninggal dunia.

“Dua penderita Covid-19 yang dilaporkan meninggal dunia hari ini, keduanya warga Kabupaten Pudie,” tutur SAG. 

Lebih lanjut, Jubir Pemerintah Aceh itu mengatakan, kasus-kasus probable di Aceh secara akumulasi saat  ini sebanyak 606 orang. Dari jumlah kasus probable tersebut, 42  orang dalam penanganan tim medis (isolasi RS), 512 sudah selesai isolasi, dan 52 orang meninggal dunia.

Sedangkan jumlah kasus suspek di seluruh Aceh hari ini telah mencapai 4.328 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.168 orang sudah selesai masa pemantauan (selesai isolasi), 146 orang dalam proses isolasi di rumah, dan 14 orang isolasi di rumah sakit,  pungkas SAG.

#satgascovid19#ingatpesanibu#ingatpesanibupakaimasker#ingatpesanibujagajarak#ingatpesanibucucitangan#pakaimasker#jagajarak#jagajarakhindarikerumunan#cucitangan*#cucitangandengansabun