Pasien COVID-19 di Aceh yang Meninggal Bertambah Dua Orang

Covid-19

Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTTP) COVID-19 Provinsi Aceh melaporkan dua penambahan pasien positif virus corona yang meninggal dunia sehingga total yang meninggal telah berjumlah 32 orang sejak awal terdeteksi pada Maret lalu.

Juru bicara COVID-19 Aceh Saifullah Abdulgani, di Banda Aceh, Jumat, mengatakan selain warga yang meninggal dunia, juga terdapat empat kasus baru yang dinyatakan positif per hari ini.

“Pasien konfirmasi positif baru warga Nagan Raya dan Kota Banda Aceh. Sementara dua orang yang dilaporkan meninggal dunia,” kata Saifullah.

Jubir yang akrab disapa SAG itu, menjelaskan satu warga yang meninggal dunia berasal dari Aceh Besar, di ruang Respiratory Intensive Care Unit (RICU) RSUD Zainoel Abidin Kota Banda Aceh.

“Pasien itu seorang laki-laki usia 70 tahun. Almarhum warga Aceh Besar berinisial MA dan meninggal dunia pada pukul 05.00 WIB. Almarhum dimakamkan dengan protokol kesehatan,” katanya.

Selanjutnya, kata SAG, satu warga yang meninggal dunia dalam positif COVID-19 lainnya yakni warga Kabupaten Aceh Barat, namun tidak menyampaikan secara detail informasi tentang pasien itu.

Disamping itu, lanjut SAG, pasien sembuh dari virus corona juga bertambah 10 orang per hari ini, sehingga totalnya telah berjumlah 415 orang.

“Pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh terus bertambah. Kamis (20/8) kemarin dilaporkan 21 orang sembuh, dan hari ini bertambah lagi 10 orang. Yang paling banyak sembuh hari ini warga Aceh Selatan,” katanya.

Secara kumulatif, warga positif terpapar COVID-19 Aceh telah berjumlah mencapai 1.140 orang, di antaranya 695 orang dalam penanganan tim medis di rumah sakit rujukan atau isolasi mandiri, 415 orang telah sembuh, dan 32 orang meninggal dunia. Antara