UIN AR-RANIRY Salurkan Zakat Kepada Mahasiswa Terdampak Covid-19

Badan Amil Zakat dan Sadaqah (Bazis) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menyalurkan sebesar Rp.250.000.000,- zakat, dana tersebut merupakan zakat dari gaji pegawai di Lingkungan UIN Ar-Raniry, dan Bantuan bahan pokok dari Bank Aceh Syariah.

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. H. Warul Walidin AK, MA disela-sela pembagian zakat dan bahan pokok, Selasa (19/5/2020) mengatakan, bahwa UIN Ar-Raniry setiap tahunnya menyalurkan zakat dari hasil gaji para pegawai di lingkungan kampus dan dibagikan kepada masyarakat kampus dan sekitarnya.

“Kegiatan penyaluran zakat menjadi kegiatan rutin dilakukan setiap tahunnya dan telah berlangsung sejak lama, proses distribusi zakat tersebut dikelola dengan baik oleh Bazis UIN Ar-Raniry,” ujarnya.

Rektor menyampaikan apresiasi kepada civitas akademika UIN Ar-Raniry atas kebersaannya dalam menyalurkan zakat dari gajinya dan dapat dinikmati oleh masyarakat, khususnya di lingkungan kampus.

“Sebanyak 250 juta rupiah tersebut disalurkan kepada masyarakat kampus, antara lain mahasiswa terdampak covid 19, PNS Gol.II, Pegawai Kontrak dan CS di Lingkungan UIN Ar-Raniry,” kata Warul.

Pada tahun 2020 ini kata Rektor, dari dana tersebut juga disalurkan kepada masyarakat Aceh Tengah dan Bener Meriah yang terkena musibah banjir beberapa waktu yang lalu.

Selain itu kata Warul Walidin, pada kesempatan tersebut juga disalurkan bantuan bahan pokok makanan kepada anak yatim dan fakir miskin disekitar kampus UIN Ar-Raniry. Bahan pokok tersebut merupakan bantuan dan sadaqah dari dari Bank Aceh Syariah (BAS) cabang Banda Aceh.

Bantuan Kepada Mahasiswa Terdampak Covid 19
Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 UIN Ar-Raniry, Drs. H. Ibnu Sa’dan, M.Pd menyebutkan, bahwa dari anggran tersebut UIN Ar-Raniry menyalurkan sebesar Rp. 121.750.000,- kepada mahasiswa yang mengalami dampak dari Corona Virus Disease 2019 tersebut.

“Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 UIN Ar-Raniry telah mendata sekitar 487 mahasiswa baik dalam maupun luar negeri yang terdampak dan masih bertahan di Banda Aceh dan sekitarnya, kepada mereka akan diserahkan bantuan dengan total 120 juta lebih,” ujarnya.

Ia menambahkan, sejak dibuka posko pencegahan Covid 19 UIN Ar-Raniry pada awal Maret lalu, hingga saat ini masih berjalan dan setiap hari ditugaskan empat sampai lima orang piket untuk menerima pengaduan dari masyarakat, kahususnya masyarakat dilingkungan kampus.