Pemerintah Aceh Harus Beri Perhatian Khusus untuk Pasien Berat

Anggota DPR RI jenguk pasien di Rumah Sakit

Anggota DPR RI Asal Aceh HM Nasir Djamil dan Pengacara J. Kamal Farza membezuk Ahmad Ajis Lesmana Saputra, seorang mahasiswa asal Lhokseumawe, Aceh, yang saat ini sedang berjuang untuk hidup dan dirawat di RS Cipto (RSCM) Jakarta.

Ahmad Ajis adalah mahasiswa Fakultas Komunikasi jurusan Jurnalistik Universitas Padjadjaran Bandung, alumnus SMA Modal Bangsa dan SMP PIM (Yayasan Pupuk Iskandar Muda).

Ajis sudah menderita sakit sejak 2016 lalu, dan terpaksa nonaktif dari berbagai kegiatan. Ia menderita sakit selama kurang lebih tiga tahun, dengan kondisi parah karena kebocoran usus akibat tuberculosis usus. Ajis sudah hampir dua bulan dirawat dan saat ini dibiayai oleh BPJS dan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA).

“Namun karena tidak semua obat yang dibutuhkan tersedia, sementara saat ini pasien urgensi membutuhkan obat-obatan yang relatif mahal dan banyak, ia membutuhkan bantuan kita semua yang peduli padanya,” kata Dr. Elfina Rachmi, M.Gizi, salah seorang yang merawatnya.

Nasir Djamil mengatakan, kehadirannya membesuk Ajis adalah karena panggilan kemanusiaan. “Semestinya Pemerintah terutama Pemerintah Aceh memberikan perhatian ekstra untuk pasien konsisi yang berat seperti dialami Ajis,” tuturnya.

Ibu kandung Ajis, Jarmiati hanya menatap kelu kondisi anaknya yang terbaring lemah di pembaringan, “Kami terus berjuang agar anak kami bisa sembuh dan kembali ke rumah,” tambahnya.

Menurut Kamal Farza, ini bukan kegiatan politik, tapi hanya solidaritas sesama Aceh untuk kemanusiaan. “Kita harus membantu mendoakan Ajis, menyemangatinya, memberi harapan, bahwa ia adalah generasi Aceh pemilik masadepan. Ia harus berjuang untuk sembuh,” ujarnya.

Selain perhatian Pemerintah Aceh, Nasir Djamil juga mengharapkan, ada solidaritas warga Aceh yang tergerak untuk membantu, meringankan beban Ajis. “Minimal mendoakan kesembuhan Ajis,” katanya.