Minggu Tenang, Medsos Paslon Harus Ditutup

Tahapan kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) Aceh seren­tak 2017 akan usai 11 Februari 2017. Selanjutnya pada 12-14 Februari me­masuki masa minggu tenang sebe­lum digelarnya pencoblosan surat suara, Rabu (15/2).

Karenanya, akun resmi media sosial (medsos) yang selama ini di­gunakan oleh pasangan calon  (pas­lon) gubernur/wakil gubernur dan bu­pati/walikota untuk kegiatan kam­panye harus ditutup sehari setelah tahapan kampanye berakhir.

Hingga Kamis (9/2) pukul 16.00 WIB, ada empat pasangan calon gubernur/wakil gubernur Aceh yang mendaftarkan akun medsos kampa­nyenya ke Komisi Independen Pemi­lihan (KIP) Aceh.

Akun resmi medsos yang diguna­kan untuk kampanye oleh paslon no­mor urut 1, Tarmizi A. Karim-Mach­salmina Ali adalah halaman face­book Tarmizi A. Karim dan Sahabat Tarmizi Karim Pusat.

Paslon nomor urut 2, Zakaria Sa­man-T.Alaidinsyah punya akun med­sos di facebook dengan nama DPP Syedara Apa Karya (halaman), DPP Syedara Apa Karya (orang), dan youtube Tim Pemenangan Zakat.

Paslon nomor urut 5, Muzakir Ma­naf-TA Khalid punya akun face­book Woe U Rumoh Aceh. Paslon nomor urut 6, Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah memakai halaman face­book IrwandiNova, twitter @irwan­dinova6, dan instagram @irwandi­nova6 untuk media kampanyenya. Sedangkan paslon nomor urut 3 dan 4 belum memberikan daftar nama medsos yang digunakan untuk kampanye.

Komisoner KIP Aceh, Robby Syah Putra mengatakan, jumlah medsos yang digunakan paslon maupun timsesnya untuk kampanye tidak dibatasi. Kampanye di medsos sendiri diatur dalam PKPU Nomor 7 Pasal 41.“Akun resmi yang didaf­tarkan paslon wajib ditutup sehari setelah masa kampanye berakhir,” kata Robby, Kamis (9/2) sore.

KIP Aceh, kata Robby, akan menyurati paslon untuk mengingat­kan agar menutup akun medsos yang digunakan untuk kampanye ketika tahapan kampanye berakhir hari ini, Sabtu (11/2).

Sanksinya, jika akun medsos tidak ditutup, bisa didiskualifikasi dari pencalonan. “Pelanggaran berat kalau kampa­nye di luar jadwal, makanya pihak pengawas punya peran penting, demikian juga warga,” tegasnya. Analisa