Wujudkan Pemilu Damai, KIP Minta Bantuan Pers

sumber foto : News.detik

Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Ridwan Hadi berharap kepada wartawan di provinsi Aceh untuk mengedepankan pemberitaan yang sifatnya peace journalism atau jurnalisme damai.

Hal demikian dikatakan Ridwan Hadi pada konfrensi pers pertama pasca peresmian media center KIP Aceh, Rabu (26/02/2014).

Ridwan mengakui pers memiliki peranan penting untuk menyukseskan pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan yang hari H nya jatuh pada 9 April 2104 mendatang. Pada kesempatan itu Ridwan juga berharap semua partai politik untuk berkomitmen menjaga ikrar damai yang telah diucapkan di mapolda Aceh beberapa waktu lalu.

Sementara berkaitan dengan peresmian media center Ridwan mengatakan hal itu untuk  memudahkan wartawan mencari informasi tentang penyelenggaraan pemilu dan agenda-agenda dari KIP Aceh.

”Yang paling penting adalah semangat kita peace journalism, karena pemberitaan pers akan mempengaruhi hari pemungutan suara kedepan, jadi saya mohon sekali kepada rekan wartawan untuk mengutamakan jurnalisme damai”ujarnya.

Sementara itu gubernur Aceh Zaini Abdullah dalam sambutannya berharap dengan adanyanya media center tersebut arus informasi yang diterima masyarakat tentang pemilu akan lebih lancar, sehingga pemilu yang dihasilkan juga lebih berkualitas.

Gubernur juga mengajak media untuk menjadi mitra pemerintah dalam rangka mensosilisaikan pemilu damai kepada masayrakat terutama dengan menerapkan prinsip jurnalisme damai.

Sementara itu kepada partai politik gubernur menghimbau untuk tetap mentaati peraturan perundang-undangan  terkait pelaksanaan pemilu, terutama melakukan kampanye dengan tertib. Gubernur berharap selama masa kampanye para kandidat menggunakannya untuk menarik simpati masyarakat bukan dengan saling menjatuhkan.

Kepada KIP dan instansi terkait lainnya gubernur meminta untuk terus mematangkan persiapan pemilu terutama dengan memperbanyak sosialisasi kepada masyarakat.

”Teruatama kepada pemilih pemula yang baru tahun ini pertama kali menggunakan hak pilihnya, mereka butuh sosialisasi”pungkasnya.