Bekraf Bina Industri Hilir Kopi di Aceh

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) memberikan dukungan dan pembinaan kepada pelaku ekonomi kreatif terkait akses permodalan pada industri hilir kopi dari perbankan syariah.

Deputi Akses Permodalan,  Fadjar Hutomo di sela-sela business matching Industri hilir kopi di Banda Aceh, Selasa mengatakan industri hilir yang mendapat dukungan dan pembinaan tersebut meliputi usaha dalam bidang kedai dan cafe, pengembangan pemasaran kopi siap konsumsi.

Ia menjelaskan penyelenggaraan kegiatan tersebut bertujuan menjelaskan kepada pelaku ekonomi kreatif subsektor khususnya kopi tentang cara mengembangkan usahanya antara lain pembukaan kedai kopi, cafe, desain yang menarik untuk tempat usaha dan produk menarik.

“Kami berharap kopi Indonesia bukan hanya sebagai komoditas, tapi bisa memiliki nilai tambah dengan disajikan di kedai dan cafe dengan brand Indonesia, sehingga kedai dan cafe brand Indonesia dikenal masyarakat dalam negeri dan mancanegara,” katanya.

Ia mengatakan melalui kegiatan tersebut para pelaku usaha dapat mengetahui persyaratan untuk mengakses permodalan perbankan syariah yang berada di Banda Aceh.

Direktur Akses Perbankan Bekraf, Restog K Kusuma mengatakan dalam kegiatan tersebut Bekraf mengahdirkan perbankan syariah guna membagikan informasi pembiayaan bank syariah kepada pelaku ekonomi kreatif  yang hadir.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kepala Divisi Pengembangan dan Pengaturan UMKM Ika Tejaningrum dan kepala  Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Ahmad Farid.Ant