Enam pejabat utama Polda Aceh diganti

Enam pejabat utama Polda Aceh, yakni kepala biro, tiga direktur, dua kepala bidang, dan dua kepala kepolisian resor (kapolres) diganti dalam upaya penyegaran organisasi.

Pergantian dan serah terima jabatan enam pejabat utama tersebut berlangsung dalam sebuah acara yang dipimpin Kapolda Aceh Irjen Pol Rio Septianda Djambak di Mapolda Aceh di Banda Aceh, Jumat.

Enam pejabat utama Polda Aceh yang diganti tersebut yakni Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) dari Kombes Pol Marzuki Ali Basyah kepada Kombes Pol Khoirut Tauchid.

Berikutnya, Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) dari Kombes Pol Agus Sunardi kepada Kombes Pol Agus Sarjito. Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) dari Kombes Pol Agus Sadono kepada Kombes Pol Sumarso. Dan Direktur Polisi Air (Dirpolair) dari Kombes Pol Kasmolah kepada Kombes Pol Suroso Miharjo.

Serta Kepala Bidang Hukum (Kabidkum) dari Kombes Pol Agus Budi Kawedar kepada AKBP Subakti. Dan Kepala Bidang Keuangan (Kabidkeu) dari Kombes Pol M Harun Hasyim kepada AKBP Widada.

Kapolda Aceh Irjen Pol Rio Septianda Djambak juga memimpin serah terima jabatan Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) yang dijabat AKBP Hery Mochamad Machfudhi.

Selain pejabat utama, Kapolda Aceh juga memimpin serah terima jabatan Kapolres Aceh Utara dari AKBP Wawan Setiawan kepada AKBP Ahmad Untung Surianata dan Kapolres Aceh Singkil dari AKBP Muhammad Ridwan kepada AKBP Rizkian Milyardin.

Kapolda Rio mengatakan pergantian jabatan ini merupakan kebutuhan organisasi untuk meningkatkan dinamika operasional, manejerial, dan kaderisasi di kepolisian.

“Pergantian ini juga untuk menjaga eksistensi organisasi dan terjaganya pembinaan personel dengan memberikan kesempatan mengembangkan karier melalui jenjang penugasan yang beragam,” kata Kapolda.

Oleh karena itu, lanjut jenderal berbintang dua tersebut, dituntut komitmen dan tanggung jawab pejabat dalam menjalankan tugas, peran, dan fungsi yang diamanahkan kepadanya dalam menjalankan tugas kepolisian.

“Jabatan merupakan mandat dan kepercayaan yang diberikan pimpinan. Jalankan mandat ini dengan sebaiknya. Apalagi tantangan tugas ke depan semakin berat dan kompleks, terutama menjelang pilkada serenta di Aceh,” kata Irjen Pol Rio Septianda Djambak.

ANTARA