UIN Ar-Raniry Akan Terapkan E-Kinerja

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh akan menerapkan pelayanan sumber daya manusia (SDM) secara online atau disebut melalui system elektronik (E-Kinerja). Pelayanan secara online sudah menjadi keniscayaan dan keharusan untuk diterapkan di lembaga pemerintah.

Hal itu disampaikan Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Dr. H. Farid Wajdi Ibrahim, MA pada pembukaan kegiatan sosialisasi strategi pengintegrasian system kinerja dengan fingerprint untuk peningkatan kualitas kinerja ASN di Lingkungan kerja UIN Ar-Raniry, Selasa (1/11/2016) di Aula Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Kampus setempat.

“Aplikasi e-kinerja ini merupakan suatu keniscayaan di era teknologi informasi dewasa ini, perkembangan zaman terus berkembang, jika kita tidak menerapkannya maka akan terus tertinggal dan akan menjadi masalah di masa mendatang,” ujarnya.

Rektor menghimbau kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) khsusnya di Lingkungan UIN Ar-Raniry harus memberikan kontribusi untuk mendukung penerapan aplikasi ini, khususnya dengan menyerahkan uraian tugas masing-masing.

Sementara itu, Kepala bagian organisasi dan kepegawaian UIN Ar-Raniry Drs. Subki Djuned mengatakan, kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan diawali oleh adanya suatu keinginan perubahan dalam peningkatan pelayanan SDM di Lingkungan UIN Ar-Raniry ke arah yang lebih baik, khususnya pada hal absensi, laporan kinerja dan pemibinaan. Selama ini proses tersebut masih berjalan tertati-tatih dan sering terlambat sehingga berimbas pada proses lain, salah satunya proses amprahan.

“ASN di Lingkungan UIN Ar-Raniry berjumlah 781 orang, terdiri dari 506 laki-laki dan 275 perempuan dengan rincian 492 tenaga pendidik dan 289 orang sebagai tenaga kependidikan, ditambah 74 orang dosen tetap non PNS, dosen kontrak, dosen luar biasa, pegawai kontrak dan bakti sukarela,” ujar Subki.

Menurutnya, dengan jumlah tersebut maka pelayanan yang diberikan belum dapat dilakukan dengan cepat, tepat waktu, akurant dan maksimal. Beberapa hal menjadi kendala dalam melakukan proses rekapan data karena dilakukan secara manual, oleh karena itu ke depan perlu dukungan semua pihak untuk jalannya system e-kinerja ini.