Gubernur Diminta Evaluasi Menyeluruh Terhadap BPKS

Anggota Komisi VI DPR asal Aceh Fadhlullah meminta Gubernur Aceh selaku Ketua Dewan Kawasan Sabang dapat mengevaluasi kinerja dan personil  Badan Pengusahaan Perdagangan Kawasan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) sehingga kehadiran lembaga tersebut mampu berkontribusi untuk pertumbuhan ekonomi.

“Sebagai Ketua DKS sudah seharusnya Gubernur Aceh mengevaluasi setiap program yang dilaksanakan BPKS tersebut. Evaluasi ini penting guna memastikan apakah program tersebut penting atau tidak untuk kepentingan masyarakat,” katanya dihubungi di Banda Aceh, Kamis.

Pernyataan itu disampaikannya menanggapi pernyataan Wali Kota Sabang yang menyatakan kehadiran lembaga tersebut belum berdampak signifikan terhadap perekonomian di kota itu.

Ia menjelaskan sebagai lembaga yang dibiayai langsung melalui APBN sudah seharusnya para pejabat di lingkungan BPKS dapat bekerja optimal dalam mewujudkan berbagai program untuk kemajuan daerah yang masuk dalam kawasan Sabang.

“Artinya, setiap pejabat dan staf yang dilibatkan dalam lembaga ini harus benar-benar orang profesional sehingga dapat bekerja dengan penuh dedikasi demi kemajuan dan menyejahterakan masyarakat di Sabang,”katanya.

Menurut Politisi dari Partai Gerindra itu, apabila personil yang ditempatkan untuk memimpin tidak mampu menghadirkan program yang mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi, maka sudah sepatutnya dilakukan evaluasi secara menyeluruh untuk lembaga tersebut.

“Seluruh pejabat yang ada di BPKS juga harus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten/kota yang masuk dalam daerah kawasan Sabang sehingga program yang dijalankan tersebut tepat sasaran dan tidak tumpang tindih,” katanya.

Politisi asal Aceh itu menyarankan agar evaluasi kinerja tersebut perlu segera dilakukan sehingga upaya mewujudkan Sabang sebagai lokomotif ekonomi Aceh akan terwujud seiring terus berkembangnya daerah kawasan bebas Sabang di masa mendatang.

Pihaknya tidak sepakat jika ada pihak yang meminta menutup lembaga tersebut, sebab lembaga yang dihadirkan itu bertujuan meningkatkan pembangunan ekonomi Aceh yang dimulai dari Sabang.