Angka Kemiskinan Banda Aceh Turun

Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Saaduddin Djamal mengatakan angka kemiskinan di ibu kota Provinsi Aceh tersebut turun dari sembilan persen menjadi tujuh persen.

“Angka kemiskinan Banda Aceh terus menurun dalam beberapa tahun terakhir. Kalau sebelumnya sembilan persen, kini sudah menjadi tujuh persen,” kata Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Saaduddin Djamal di Banda Aceh, Rabu.

Menurut Wali Kota, turunnya angka kemiskinan karena pertumbuhan ekonomi masyarakat terus meningkat. Dan pemerintah terus berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi tersebut.

Upaya yang dilakukan, ungkap dia, dengan mempermudah perizinan usaha, sehingga usaha-usaha produktif tumbuh dengan baik. Dengan sendirinya, usaha tersebut membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

“Kondisi ini tentu memberi hal positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. Tumbuhnya ekonomi masyarakat tentu berimbas pada turunnya angka kemiskinan,” kata Hj Illiza Saaduddin Djamal.

Selain itu, kata dia, pemerintah kota juga berupaya memberdayakan kaum muda agar mampu mandiri, sehingga tidak mengharapkan pekerjaan di pemerintahan. Malah sebaliknya, mampu membuka lapangan pekerjaan.

“Semakin banyak anak-anak muda yang mandiri tentu memberi dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi. Dan ini juga ikut menurunkan tingkat pengangguran di Banda Aceh,” kata dia.

Wali Kota mengatakan banyak peluang usaha di Banda Aceh. Apalagi era digital seperti sekarang ini. Karena itu, kaum muda harus mampu mengambil peluang tersebut untuk bisa menjadi lebih mandiri lagi.

“Peluang di era digital ini harus dimanfaatkan dengan sebaiknya. Pemerintah kota akan terus mendorong masyarakat, terutama kaum muda, mengambil kesempatan di era digital untuk meningkatkan pendapatan ekonominya. Kalau bisa, mampu membuka peluang kerja bagi yang lainnya,” kata Hj Illiza Saaduddin Djamal. (ANT)