Ini Pesan Ghazali Abas Adan untuk Pilkada Aceh

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Asal Aceh, Ghazali Abbas Adan meminta pasangan bakal calon (balon) Gubernur, Bupati/Walikota yang akan bersaing pada Pilkada Aceh agar dapat bersaing dengan sehat, tanpa harus ada intimidasi terhadap masyarakat.

“Bersaing lah secara sehat, jangan sampai rakyat menjadi korban untuk mencari kemanangan pada Pilkada,”ujar Wakil Ketua Komite IV DPD RI, kepada wartawan, Senin (26/09) di Banda Aceh.

Ia juga menyatakan, dirinya sangat mendukung Pilkada Damai. “Saya sangat mendukung motto KIP Aceh, pilihan berbeda tapi kita tetap bersaudara itu yang di harapkan pada pelaksanaan pilkada nantinya,”ungkapnya.

Apalagi, katanya, Aceh sebagai daerah model. Sudah sepantasnya Aceh memberikan contoh yang baik dalam pelaksanaan Pilkada untuk daerah lain di Indonesia.

“Jangan sampai disini terjadi yang macam-macam seperti teror, intimidasi. Hal itu jangan sampai dipratekkan lagi di Aceh,”ungkapnya.

Karena menurutnya, jika seorang pemimpin mendapatkan kemengan melalui teros, dan intimidasi maka daerah tersebut tidak akan ada masa depan. Oleh karena itu, Ia mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin yang mampu membuat perubahan bagi Aceh, dan mampu membuat program-program yang bermanfaat bagi rakyat Aceh kedepan.

Menurut dia, kandidat harus mendidik masyarakat dengan politik yang beradab, seperti Pilkada Halal yang disebutkan oleh salah satu kandidat balon Gubernur Aceh. “Saya sangat mendukung Pilkada halal,”ungkap Ghazali Abas.

Karena bedasarkan prinsip saya Pilkada halal, adalah tanpa itimidasi, teror, merusak spanduk, money politik, dan jangan membuat janji jika tidak bisa ditepati, serta bunuh membunuh di Aceh yang terjadi selama ini.

Apabila semua kandidat berpikiran sama dan bersaing dengan menggunakan motto damai maka dalam pilkada tidak akan timbul konflik sesama kandidat.

Selain itu, Ia juga meminta kepada para kandidat untuk mendidik dan mengatur para timsesnya, agar dilapangan tidak terjadi intimidasi maupun teror dilapangan saat pelaksanaan Pilkada Aceh.
“Untuk itu, Kita harapkan Pilkada Aceh bisa berjalan secara demokrasi, beradat dan santun, karena Provinsi Aceh merupakan sebagai daerah model. Marilah kita menjadikan daerah kita model demokrasi yang santun dan beradab. Itu harapan saya kepada semua kandidat,”katanya