Ketua DPRK Banda Aceh Arief Fadhillah yang juga politisi Partai Demokrat mengaku sejauh ini belum ada niat untuk mencalonkan diri sebagai Kandidat Walikota Banda Aceh pada Pilkada Kota Banda Aceh Awal 2017 mendatang.
Arif mengaku hingga kini belum mendaftarkan diri sebagai bakal calon walikota Banda Aceh dari Partai Demokrat. Namun demikian Arif menyatakan siap jika partai memintanya untuk maju pada Pilkada mendatang.
Hal demikian disampaikan Arif, Senin (28/03), menanggapi dibukanya pendaftaran bakal calon walikota Banda Aceh dari Partai Demokrat. Dari internal sendiri baru Ketua DPD Partai Demokrat Banda Aceh Yudhi Kurnia dan Politisi Demokrat Ibnu Rusdi yang sudah menyatakan mendaftar.
Arief mengatakan siap mendukung siapapun calon Walikota yang akan diusung oleh Partai Demokrat. Arief sendiri mengaku dari internal Partai Demokrat pihaknya memiliki sejumlah kader yang layak untuk diusung pada Pilkada Banda Aceh.
Arief optimis, Partai Demokrat akan kembali memenangkan Pilkada Kota Banda Aceh, sebagaimana Pilkada 2007 dan Pilkada 2012 silam. “Saya belum ada niat, tapi siap jika partai memerintahkan,”lanjutnya.
Arief menambahkan, meskipun demokrat bisa mengusung sendiri pada Pilkada 2017 mendatang, pihaknya tetap melakukan komunikasi dengan partai-partai lainnya di Banda Aceh. “Sudah dua periode Banda Aceh dipegang Demokrat, makanya saya optimis 2017 kita akan menang lagi pada Pilkada,”ujarnya.
Sementara itu Ketua Koordinator Penjaringan Kepala daerah Partai Demokrat, Yunus Ilyas mengakatakan pendaftaran bakal calon kepala daerah dari Partai demokrat dibuka mulai tanggal 24 Maret hingga 4 April 2016. Calon-calon yang mendaftar selanjutnya akan ditentukan melalui mekanisme survey.


